RADAR GRESIK – Aura persaudaraan menyelimuti Masjid Akbar Moedhar Arifin, Gresik, saat jajaran pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Gresik menerima kunjungan dari Pengurus Daerah (PD) DMI Kabupaten Malang.
Pertemuan antarwilayah ini menjadi ajang strategis untuk mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi dalam misi besar memakmurkan masjid di Jawa Timur.
Rombongan dari Malang disambut dengan hangat sebagai bagian dari upaya memperkuat peran masjid di tengah masyarakat.
Ketua DMI Gresik, KH Zainal Abidin, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kunjungan ini. Ia menilai pertemuan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata dalam memperkuat jejaring antar-daerah.
“Terima kasih atas kehadiran rombongan DMI Kabupaten Malang. Semoga pertemuan ini menambah keberkahan dan mempererat kerjasama antar daerah,” ujar KH Zainal Abidin dalam sambutannya.
Di sisi lain, Ketua DMI Kabupaten Malang, KH Maman, mengungkapkan bahwa Gresik menjadi tujuan utama mereka untuk melakukan kegiatan studi tiru. Menurutnya, manajemen organisasi DMI di Gresik telah menunjukkan kelasnya melalui berbagai inovasi, termasuk apresiasi nyata bagi takmir masjid.
“Kami akui bahwa DMI Kabupaten Gresik dalam menjalankan organisasinya sangat luar biasa. Terbukti seluruh banom dan lembaganya bisa berjalan dengan baik, serta banyak apresiasi yang diberikan kepada masjid-masjid di Kabupaten Gresik melalui DMI Award. Karena itu kami ingin belajar ke Gresik,” jelas KH Maman.
Diskusi yang berlangsung pun sangat cair. Kedua belah pihak saling bertukar pengalaman terkait pengelolaan manajemen masjid, penguatan kapasitas takmir, hingga pengembangan program pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid.
Pertemuan ini menjadi momentum "ngasuh kaweruh" atau menimba ilmu demi optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pendidikan.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan masjid-masjid di kedua kabupaten tersebut dapat terus berkembang menjadi pusat peradaban yang mampu menjawab tantangan zaman dan meningkatkan kesejahteraan jamaahnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah