RADAR GRESIK – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik kembali menunjukkan aksi nyata di luar dunia jurnalistik.
Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan sektor swasta, PWI menanam 400 pohon produktif di Desa Jono, Kecamatan Cerme, sebuah wilayah yang kerap menjadi langganan banjir luapan Kali Lamong, Senin (2/2).
Pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif seperti mangga, nangka, jambu air, jambu kristal, dan alpukat. Pemilihan jenis ini bukan tanpa alasan; selain akarnya yang kuat untuk memperkokoh tanggul, buahnya kelak dapat mendukung program ketahanan pangan warga setempat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi PWI Gresik. Menurutnya, langkah ini selaras dengan program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati dalam menanggulangi banjir Kali Lamong.
"PWI Gresik sangat istiqomah. Tahun lalu di Ngargosari, sekarang di sini. Di tengah perkembangan kawasan industri yang mencapai 5.000 hektare, setiap pohon yang ditanam sangat berarti untuk mendukung pasokan oksigen bagi Kota Gresik," ujar Washil.
Kepala Desa Jono, Asrun, mengungkapkan rasa syukur atas dipilihnya Desa Jono sebagai lokasi penghijauan tahun ini. Mengingat tiga perempat wilayah desa dikelilingi oleh Kali Lamong, ancaman tanggul jebol selalu menghantui warga setiap tahun.
"Tanggul kami pernah jebol hingga pemukiman tergenang dua minggu. Adanya penanaman pohon ini sangat bermanfaat untuk memperkuat tanggul dan meminimalisir dampak luapan sungai," harap Asrun.
Ketua PWI Gresik, Deni Ali Setiono, menegaskan bahwa kegiatan bertajuk "Satu Pohon Sejuta Manfaat" ini merupakan agenda rutin dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT PWI.
"Kami berkomitmen tidak hanya lewat tulisan, tapi juga melalui solusi konkret. Kami ingin andil dalam langkah kecil menjaga lingkungan agar keberlanjutan kehidupan di Gresik tetap terjaga," pungkas Deni. (jar/han)
Editor : Hany Akasah