RADAR GRESIK – Langkah awal penuh takzim dilakukan Kapolres Gresik yang baru, AKBP Ramadhan Nasution. Demi menjaga kondusivitas Kota Pudak, ia melakukan kunjungan resmi ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas.
Pertemuan ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara umara (pemerintah/kepolisian) dan ulama dalam mengawal keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan diawali dengan ibadah salat Dzuhur berjamaah di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim. Setelah itu, Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Shabda Purusha beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, langsung menuju Kantor MUI yang berada di kompleks tersebut.
Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Toyyib, menyambut hangat rombongan korps bhayangkara ini. Dalam dialog tersebut, Kyai Rofiq menitipkan pesan khusus terkait penyelamatan generasi muda dari ancaman narkotika melalui pendekatan religi.
“Kami berharap ada kerja sama konkret dalam menangani narkoba. Pendekatan religi seperti mengaji dan dzikir bersama di tingkat sekolah, baik Aliyah maupun Muhammadiyah, perlu didampingi oleh pihak kepolisian agar lebih efektif,” ujar KH Ainur Rofiq Toyyib, Senin (26/1).
Selain isu narkoba, MUI Gresik juga menyatakan kesiapannya mendukung program nasional Presiden terkait Makan Bergizi Gratis (MBG). Ulama berharap dapat dilibatkan dalam pengawasan aspek kehalalan makanan guna menjamin ketenangan masyarakat dari sisi syariat.
Di sisi lain, AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa kunjungannya merupakan bentuk silaturahmi sebagai pejabat baru yang mengemban amanah di wilayah hukum Gresik. Ia memohon doa restu agar kepemimpinannya membawa keberkahan dan rasa aman bagi warga.
“Sebagai orang baru di Gresik, kami mohon dukungan dan doa restu agar dapat menjalankan amanah dengan baik serta menjaga wilayah ini tetap aman dan kondusif,” ungkap AKBP Ramadhan Nasution.
Kapolres juga menyadari bahwa suara ulama memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat. Ia berharap MUI dapat membantu mendinginkan suasana dan menyampaikan pesan-pesan perdamaian melalui dakwah-dakwah keagamaan.
“Peran MUI sangat strategis. Kami berharap pesan-pesan kamtibmas dapat diteruskan kepada jamaah, sehingga stabilitas keamanan di Kabupaten Gresik tetap terjaga,” tambahnya.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan diskusi ringan yang penuh keakraban. Sinergi ini diharapkan menjadi benteng kuat bagi Kabupaten Gresik dalam menghadapi berbagai tantangan sosial maupun keamanan ke depan. (yud/han)
Editor : Hany Akasah