RADAR GRESIK – Peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah kini semakin diperkuat melalui kolaborasi antara legislatif dan organisasi kepemudaan.
Jajaran pengurus baru Karang Taruna Kabupaten Gresik melakukan audiensi resmi ke Kantor DPRD Gresik untuk menjalin sinergi serta menyampaikan visi misi organisasi dalam memperkuat potensi pemuda hingga ke tingkat desa, Rabu (14/1).
Kehadiran pengurus Karang Taruna ini disambut langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Syahrul Munir, di ruang pimpinan.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua pihak untuk menyelaraskan langkah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Bumi Wali.
Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, mengapresiasi semangat baru yang dibawa oleh pengurus Karang Taruna.
Menurutnya, selama ini keterlibatan pemuda dalam pembangunan di tingkat desa masih perlu dimaksimalkan. Ia mendorong agar Karang Taruna hadir sebagai mitra kritis dan solutif bagi pemerintah desa.
“Kekuatan pemuda hari ini harus diarahkan untuk kebaikan di masa depan. Kami berharap Karang Taruna dapat aktif mendampingi pemerintah desa, termasuk terlibat dalam perumusan kebijakan melalui forum Musrenbangdes dan Musyawarah Desa,” ujar Syahrul.
Selain itu, Syahrul menekankan pentingnya pemuda memiliki literasi data yang baik. Data yang akurat merupakan fondasi utama agar setiap program dan kebijakan yang diusulkan oleh pemuda bisa tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik, Satya Pradika, menegaskan bahwa fokus utama organisasinya pada periode ini adalah penguatan SDM dan kemandirian pemuda. Gerakan Karang Taruna kali ini akan difokuskan dengan skema bottom-up, yakni dimulai dari pemberdayaan di tingkat desa.
“Prioritas kami adalah mengembangkan potensi pemuda hingga ke tingkat desa, sekaligus mendorong mereka menjadi lebih mandiri, baik secara kapasitas diri maupun kemandirian ekonomi,” ucap Satya Pradika.
Satya menambahkan bahwa Karang Taruna ingin menunjukkan langkah nyata agar pemuda tidak hanya menjadi penonton, melainkan menjadi motor penggerak perubahan (agent of change) di wilayah masing-masing.
Dengan adanya dukungan penuh dari DPRD Gresik, Karang Taruna Kabupaten Gresik optimis dapat menjadi katalisator pembangunan daerah yang lebih inklusif dan progresif, seiring dengan pengembangan kapasitas pemuda sebagai aset berharga daerah. (jar/han)
Editor : Hany Akasah