RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan prima bagi warga binaan.
Salah satu fokus utamanya adalah memastikan kualitas layanan pemenuhan hak dasar di bidang konsumsi dengan melakukan pengecekan ketat terhadap makanan sebelum didistribusikan.
Pengecekan mendalam tersebut dilaksanakan oleh Staf Pelayanan Tahanan bersama jajaran peserta maganghub.
Mereka meneliti secara langsung mulai dari kondisi bahan makanan mentah, proses pengolahan di dapur, hingga kelayakan menu siap saji guna memastikan standar kesehatan yang optimal bagi seluruh penghuni Rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menegaskan bahwa pengawasan rutin ini merupakan langkah krusial untuk menjamin bahwa makanan yang disajikan tidak hanya layak konsumsi, tetapi juga bersih dan bergizi.
"Kegiatan pengecekan ini menitikberatkan pada aspek kebersihan serta higienitas dapur dan peralatan masak. Kami ingin memastikan setiap tahapan pengolahan makanan dilakukan sesuai prosedur standar operasional (SOP)," ujar Eko saat meninjau langsung area dapur, Selasa (30/12).
Menurutnya, pengawasan ini sangat penting untuk mencegah potensi gangguan kesehatan di lingkungan Rutan.
Pengecekan makanan dipandang sebagai tanggung jawab moral dan profesional jajaran Rutan Gresik dalam memberikan pelayanan yang memanusiakan warga binaan.
Selain sebagai fungsi kontrol, keterlibatan peserta maganghub dalam pengecekan ini juga dimaksudkan sebagai sarana edukasi mengenai pentingnya pengawasan pelayanan pemasyarakatan yang transparan dan disiplin.
“Kami ingin menanamkan budaya kerja yang peduli dan bertanggung jawab kepada para peserta magang. Dengan terlibat langsung, mereka belajar bahwa setiap aspek pelayanan, sekecil apa pun, sangat berpengaruh terhadap pemenuhan hak warga binaan,” jelas Eko.
Melalui pengecekan rutin dan berkelanjutan ini, Rutan Kelas IIB Gresik berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada kesehatan.
Dengan pemenuhan hak dasar yang optimal, diharapkan stabilitas dan kondusivitas di dalam Rutan dapat tetap terjaga dengan baik. (yud/han)
Editor : Hany Akasah