Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Jejak Tangguh dan Sinergi Strategis Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Gresik dalam Mengabdi untuk Umat

Novia Andriyani • Rabu, 31 Desember 2025 | 10:07 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Ketua Pengadilan Agama Gresik Dr. H. Ahmad Zaenal Fanani, S.H.I., M.Si., M.H., dengan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Gresik Innik Hikmatin, S.Pd., M.Pd.I,
Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Ketua Pengadilan Agama Gresik Dr. H. Ahmad Zaenal Fanani, S.H.I., M.Si., M.H., dengan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Gresik Innik Hikmatin, S.Pd., M.Pd.I,

RADAR GRESIK - Sepanjang tahun 2025, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik menorehkan catatan emas dalam penguatan peran perempuan di kancah sosial, hukum, dan pendidikan.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pengadilan Agama Gresik pada Kamis (18/12). Sinergi ini difokuskan pada peningkatan kesadaran hukum keluarga serta perlindungan bagi perempuan dan anak, sebagai tindak lanjut konkret atas Peraturan Bupati Gresik Nomor 23 Tahun 2025 tentang Pencegahan Perkawinan Anak.

Melalui kerja sama tersebut, PDA Gresik menyiapkan fondasi kelembagaan yang kokoh dengan menggerakkan Biro Konsultasi Keluarga Sakinah (BIKKSA) dan merintis Pos Bantuan Hukum (POSBAKUM) serta Balai Kesejahteraan
Sosial (BAKESOS) yang juga menaungi kegiatan produktif bagi lansia berupa “Day Care Lansia”.

Selain itu, penguatan program pranikah juga menyasar para pendidik di 68 TK-KB ‘Aisyiyah se-Kabupaten Gresik untuk memastikan akses keadilan bagi kelompok rentan. Hal ini sejalan dengan komitmen organisasi dalam memperkuat fondasi keluarga di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks dan dinamis.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Gresik Innik Hikmatin menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Gresik, yang diberikan langsung oleh Ketua GOW Gresik, dr. Hj. Shinta Puspitasari Asluchul Alif
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Gresik Innik Hikmatin menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Gresik, yang diberikan langsung oleh Ketua GOW Gresik, dr. Hj. Shinta Puspitasari Asluchul Alif

Di sektor pendidikan, Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) merayakan Milad ke-28 pada Sabtu (6/12) sebagai momentum penguatan profesionalisme guru. Selain peluncuran buku Menenun Perubahan, Menyulam Harapan Dinamika Gerakan Aisyiyah Kabupaten Gresik” setebal 400 halaman oleh Tim Penulis LBSO PDA Gresik, komitmen pada kualitas manajerial sekolah juga ditunjukkan oleh Majelis Paud Dasmen Pada Rabu (24/12), dilaksanakan Fit and Proper Test bagi tiga calon Kepala Sekolah KB Alwalidah Sidayu dan tiga calon Kepala Sekolah TK ABA 09 Sidayu yang berjalan lancer sebagai upaya standarisasi mutu pendidikan.

Dedikasi PDA Gresik di bidang sosial juga mendapatkan apresiasi tinggi melalui penghargaan untuk program Gerakan ‘Aisyiyah Layani Disabilitas (GALA) yang diserahkan oleh Bupati Gresik pada Kamis (11/12).

Pemberdayaan ekonomi pun menjadi pilar yang tidak terpisahkan, ditandai dengan wisuda 20 lulusan angkatan pertama Sekolah Wirausaha ‘Aisyiyah serta pelantikan pengurus Ikatan Saudagar dan Wirausaha Aisyiyah (ISWARA) periode 2025-2027. Sinergi ini terus berlanjut hingga ke tingkat akar rumput, sebagaimana dilakukan oleh Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Menganti melalui Kajian Ahad Pagi pada 21 Desember 2025 di Desa Setro.

PEMBEKALAN KOMPREHENSIF: Wakil Ketua PWA Jawa Timur, Dra Hj Siti Dalilah Candrawati MAg, menyampaikan materi dengan tema Harmonisasi Hubungan Mertua dan Menantu dalam Perspektif Keluarga Sakinah
PEMBEKALAN KOMPREHENSIF: Wakil Ketua PWA Jawa Timur, Dra Hj Siti Dalilah Candrawati MAg, menyampaikan materi dengan tema Harmonisasi Hubungan Mertua dan Menantu dalam Perspektif Keluarga Sakinah

Kegiatan ini menghadirkan sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Perempuan dan Anak sebagai upaya meminimalkan kekerasan domestic di tingkat desa. Isu kesehatan masyarakat turut menjadi fokus utama melalui

Gerakan ‘Aisyiyah Sehat (GRASS) dan Rumah Gizi berbasis Al-Ma’un guna menekan angka stunting. ‘Aisyiyah menyadari bahwa intervensi kesehatan harus dimulai sejak dini, sehingga pada Sabtu (20/12), digelar sosialisasi pencegahan stunting bagi remaja putri di RS Muhammadiyah Gresik. Kegiatan ini melibatkan kader muda dan Karang Taruna Putri dari berbagai kelurahan, seperti Lumpur dan Kroman, untuk menjadi agen perubahan di lingkungan mereka masing-masing.

Melengkapi aspek pemberdayaan perempuan muda, Majelis Pembinaan Kader (MPK) sukses menyelenggarakan Tarbiyatul Mar’ah ‘Aisyiyah (TMA) Ula yang ditutup pada Sabtu (22/11). Program hibrida yang diikuti oleh 62 peserta dari Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Putri ini membekali mereka dengan ilmu etika Islam, psikologi keluarga, hingga kesehatan reproduksi. Ketua Pelaksana, Lilik Isnawati, menegaskan bahwa konsistensi ini adalah bukti nyata komitmen Gresik dalam mencetak perempuan berkemajuan yang mandiri dan berdaya.

Tak hanya urusan manusia, kelestarian lingkungan hidup juga menjadi perhatian serius melalui Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB). Dalam Pertemuan Periodik IX di Kecamatan Dukun, disosialisasikan pentingnya sanitasi aman dan penerapan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Edukasi ini sangat krusial mengingat tantangan perubahan iklim yang semakin nyata, sehingga warga diharapkan mampu menjaga kualitas hidup melalui akses air bersih dan lingkungan rumah tangga yang sehat.

MENGUATKAN PERSYARIKATAN: Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Aisyiyah Sidayu sukses menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (Musypimcab) di Ballroom Hotel Zam-Zam, Malang pada Sabtu (13/12).
MENGUATKAN PERSYARIKATAN: Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Aisyiyah Sidayu sukses menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (Musypimcab) di Ballroom Hotel Zam-Zam, Malang pada Sabtu (13/12).

Rangkaian agenda strategis di akhir tahun 2025 ditutup dengan penguatan internal organisasi melalui Musyawarah Pimpinan Cabang (Musypimcab) di Sidayu.

Selain itu, Majelis Tabligh dan Ketarjihan juga menyelenggarakan program inovatif berupa ”Pembekalan Mertua dan Menantu” untuk menjaga keharmonisan rumah tangga pada hari Sabtu (27/12) serta Sosialisasi Penyakit Tuberculosis (TBC) oleh Majelis Kesehatan pada sore hari. Seluruh aktivitas ini merupakan manifestasi dari komitmen PDA Gresik dalam memberikan manfaat lintas sektoral, mulai dari aspek spiritual, kesehatan jasmani, hingga perlindungan hukum bagi masyarakat luas secara inklusif.

Menindaklanjuti Surat Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur perihal Penggalangan Dana Kemanusiaan, Pimpinan Daerah ’Aisyiyah Kabupaten Gresik juga telah menyerahkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp 110.898.000 yang berhasil terhimpun dari anggota, pimpinan cabang, dan amal usaha kepada LAZISMU Gresik untuk membantu korban bencana Sumatera.

“Melalui sinergi lintas sektor dan integrasi program yang humanis, ‘Aisyiyah konsisten memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan inklusif yang membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Gresik,” Papar Ketua PDA Kabupaten Gresik, Ibu Innik Hikmatin, S.Pd., M.Pd.I. (nov/han) 

Editor : Hany Akasah
#Innik Hikmatin #lansia #Disabilitas #Muhammadiyah #PDA #gresik #perkawinan anak #Lazismu #Aisyiyah #Gala #Iswara