RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik mengambil langkah cepat dan antisipatif untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungannya. Pada hari Jumat (12/12), petugas Rutan melaksanakan fogging (pengasapan) massal di seluruh area Rutan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kesehatan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.
Pelaksanaannya didampingi langsung oleh Kepala Subseksi Pengelolaan, Ryan Wilda Rachman Faraby, dan Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Anggi Fauzi.
Pengasapan dilakukan secara menyeluruh dan terfokus pada sejumlah area yang dianggap rawan menjadi sumber DBD, meliputi blok hunian warga binaan, area ringmir, dan area luar Rutan.
Selain itu, selokan menjadi titik fokus utama karena memiliki potensi besar sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.
Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya serius Rutan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi seluruh penghuni.
“Kami berkomitmen menjaga kesehatan warga binaan dan petugas. Fogging ini adalah langkah preventif penting, terlebih saat potensi penyebaran DBD meningkat. Kami mengapresiasi kerja sama dengan Dinas Kesehatan Gresik yang selalu mendukung upaya kami,” ujar Eko, Jumat (12/12).
Eko menambahkan, kegiatan serupa dilakukan secara berkala untuk memastikan lingkungan tetap steril dari ancaman nyamuk pembawa penyakit.
"Kami berharap fogging dapat menekan risiko penularan DBD dan meningkatkan kenyamanan warga binaan," jelasnya.
Rutan Gresik berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya promotif dan preventif dalam bidang kesehatan demi menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh warga binaan serta petugas, melalui kegiatan kebersihan lingkungan, edukasi kesehatan, serta koordinasi rutin dengan instansi terkait. (yud/han)
Editor : Hany Akasah