Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan, Rutan Gresik Gelar Pelatihan Mengurus Jenazah

Yudhi Dwi Anggoro • Jumat, 21 November 2025 | 16:31 WIB
DILATIH : Warga binaan Rutan Kelas IIB Gresik saat dilatih tata cara mengurus dan memandikan Jenazah oleh KUA, Kecamatan Menganti di Masjid At-Taubah Rutan kelas IIB Gresik.
DILATIH : Warga binaan Rutan Kelas IIB Gresik saat dilatih tata cara mengurus dan memandikan Jenazah oleh KUA, Kecamatan Menganti di Masjid At-Taubah Rutan kelas IIB Gresik.

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik terus berupaya membekali warga binaan dengan pengetahuan yang bermanfaat, salah satunya melalui pelatihan keterampilan keagamaan.

Rutan Gresik menyelenggarakan pelatihan tata cara pengurusan jenazah, dengan fokus utama pada aspek mengkafani.

Kegiatan pembinaan ini disambut antusias oleh ratusan warga binaan dan digelar di Masjid At-Taubah Rutan Kelas IIB Gresik.

Dalam pelatihan ini, peserta menerima materi lengkap mengenai proses pemulasaran jenazah sesuai syariat Islam. Materi yang disampaikan meliputi tahapan memandikan, mengkafani, hingga tata cara penanganan jenazah yang benar dan penuh penghormatan.

Untuk memastikan warga binaan memperoleh ilmu yang valid, Rutan Gresik menghadirkan narasumber ahli, yaitu Ustadz Rasyid dan Ustadz Wachid dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Keduanya memberikan penjelasan teoritis dan praktik langsung sehingga warga binaan dapat memahami setiap tahapan dengan baik.

Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, menyatakan bahwa pelatihan ini adalah bagian integral dari program pembinaan berkelanjutan, khususnya dalam aspek rohani dan keagamaan.

“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan keagamaan yang dapat berguna bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat. Ini juga sebagai bentuk pembinaan akhlak dan karakter,” jelas Eko.

Eko Widiatmoko menambahkan bahwa pembinaan rohani memiliki peran krusial dalam memperkuat nilai spiritual dan membentuk pribadi yang lebih baik. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat menjadikan warga binaan lebih bermanfaat ketika kelak kembali hidup bermasyarakat.

"Melalui kegiatan ini, Rutan Gresik berharap warga binaan tidak hanya memperoleh ilmu baru, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud peningkatan kualitas diri dan keimanan," pungkasnya.(yud/han)

Editor : Hany Akasah
#berita #Rutan #gresik #cerme #memandikan jenazah