Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Cegah Bentrok Nelayan, Satpolairud dan Dinas Perikanan Gresik Bongkar Rumpon di Perairan Utara

Yudhi Dwi Anggoro • Selasa, 28 Oktober 2025 | 03:24 WIB
DIBONGKAR : Anggota Satpolairud Polres Gresik bersama tim gabungan saat melakukan pembongkaran dua Rumpon di wilayah perairan Gresik Utara untuk mencegah konflik antar nelayan.
DIBONGKAR : Anggota Satpolairud Polres Gresik bersama tim gabungan saat melakukan pembongkaran dua Rumpon di wilayah perairan Gresik Utara untuk mencegah konflik antar nelayan.

RADAR GRESIK – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Gresik bersama Dinas Perikanan Kabupaten Gresik mengambil langkah tegas untuk mencegah konflik antarnelayan di wilayah perairan Gresik Utara.

Pada Rabu (22/10), tim gabungan melaksanakan pengamanan dan pendampingan pembongkaran dua unit rumpon di perairan Kali Pandian, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu.

Pembongkaran ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan antara nelayan Randuboto Sidayu dan nelayan Ujung Pangkah Wetan.

Dua rumpon milik nelayan Randuboto diduga telah melanggar batas wilayah tangkap yang ditetapkan untuk nelayan Ujung Pangkah Wetan.

Kasatpolairud Polres Gresik, Iptu Arifin, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk pencegahan dini agar konflik horizontal di kalangan nelayan tidak terjadi.

"Aksi pembongkaran ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk mengatasi sengketa batas wilayah tangkap ikan. Kami ingin memastikan seluruh nelayan dapat beraktivitas dalam koridor hukum yang berlaku, sehingga potensi konflik di perairan Gresik dapat diminimalisir,” ujar Iptu Arifin mewakili Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu.

Tiga Sasaran Utama Operasi

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan berfokus pada tiga sasaran utama:

Kegiatan pembongkaran ini melibatkan dua anggota ABK Kapal X-1017 Satpolairud Polres Gresik, Muh. Nur Faith Zulkarnain dari Dinas Perikanan Gresik, serta Ketua Rukun Nelayan Randuboto Sidayu, Bapak Safi’i, yang turut mendampingi bersama lima perahu nelayan lokal.

Pemerintah daerah berharap, melalui langkah kolaboratif antarinstansi dan komunitas nelayan, perairan Gresik tetap menjadi wilayah tangkap yang produktif, tertib, dan damai, tanpa gesekan antar komunitas nelayan. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#rumpon #gresik #nelayan #perairan #Dinas Perikanan #satpolairud