RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik terus meningkatkan keamanan secara ketat dengan melakukan razia berkala terhadap seluruh blok hunian warga binaan. Upaya pencegahan barang terlarang ini diperkuat dengan pengoperasian mesin X-Ray di pintu masuk selama sepekan terakhir, selain razia mendadak yang rutin digelar di dalam blok.
Pengamanan ditingkatkan melalui sinergi dengan aparat penegak hukum luar. Petugas gabungan dari Rutan Kelas IIB Gresik bersama Polsek Cerme dan Koramil Cerme menggelar razia mendadak pada Sabtu malam (25/10), menyasar kamar hunian warga binaan di Blok D4 dan D5 bagian bawah.
Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, menyampaikan bahwa razia dilakukan dengan pembagian tim untuk memeriksa kamar hunian WBP pada Blok D Bawah Kamar 4 dan 5.
"Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan barang-barang pribadi hingga pengecekan setiap sudut kamar hunian," ujar Eko Widiatmoko, Minggu (25/10).
Menariknya, Eko Widiatmoko menyampaikan apresiasi atas hasil razia yang berjalan lancar tersebut.
“Tidak adanya temuan [barang terlarang] menjadi indikator positif bahwa pengawasan dan pembinaan di Rutan Gresik berjalan efektif. Petugas dan warga binaan sama-sama menjaga lingkungan yang aman dan tertib,” jelasnya.
Eko menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Rutan Gresik dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari barang terlarang serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan Polri dan TNI untuk memastikan keamanan di dalam Rutan tetap kondusif. Razia seperti ini akan terus kami lakukan secara rutin dan insidental sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan,” tambahnya.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Vendra Hermawan, turut menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, Rutan Gresik berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari segala bentuk pelanggaran. (yud/han)
Editor : Hany Akasah