Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Berkat Bengkel Internal dan Disiplin Sopir, 33 Truk Sampah DLH Gresik Tetap Prima

Fajar Yuliyanto • Minggu, 28 September 2025 | 11:04 WIB
TRUK : Bengkel perawatan truk sampah DLH Gresik.
TRUK : Bengkel perawatan truk sampah DLH Gresik.

RADAR GRESIK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik memastikan armada pengangkut sampah mereka tetap beroperasi dalam kondisi optimal.

Sebanyak 33 unit truk sampah milik DLH dilaporkan tetap terjaga prima, meskipun jumlah armada tersebut tidak mengalami penambahan sejak tahun lalu.

Kepala UPT Tempat Pembuangan Akhir (TPA) DLH Gresik, Purwaningtyas Noor Mariansyah—yang akrab disapa Wawan—mengatakan seluruh 33 unit truk tersebut aktif beroperasi setiap hari untuk melayani pengangkutan sampah sepanjang tahun 2024 hingga 2025. "Yang aktif jalan sehari-hari 33 unit," kata Wawan.

Menurut Wawan, kunci dari kinerja truk yang stabil adalah keberadaan bengkel perawatan internal DLH.

Bengkel yang berlokasi di area TPA ini dilengkapi dengan empat teknisi dan satu koordinator yang bertugas menjaga performa kendaraan secara rutin. Perawatan ringan seperti penggantian oli dan filter pun dilakukan secara berkala.

Hingga saat ini, DLH melaporkan belum ada kerusakan berat yang dialami armada. Kerusakan yang terjadi hanya bersifat perawatan sedang, yang membutuhkan waktu perbaikan paling lama satu minggu.

Selama perawatan sedang berlangsung, DLH telah menyiapkan tiga unit dump truck cadangan sebagai armada pengganti untuk mengantisipasi gangguan operasional.

Selain perawatan teknis, faktor disiplin sopir juga menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi armada. Setiap pengemudi diwajibkan melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum memulai perjalanan.

"Sudah menjadi SOP sopir, untuk melakukan pengecekan kendaraan sebelum berangkat," jelas Wawan.

Sistem perawatan dan disiplin ini membuat mayoritas truk pengangkut sampah DLH Gresik tampak tetap dalam kondisi prima saat di lapangan.

Meskipun demikian, Wawan tidak menampik adanya pekerjaan rumah yang masih membayang, yaitu masalah bak kontainer truk sampah yang cepat keropos. Hal ini disebabkan oleh dominasi sampah organik yang memiliki sifat korosif.

"Kalau sampah organik bisa tuntas di hulu, mungkin bak kontainer akan lebih awet," pungkasnya, menunjukkan harapan agar pengelolaan sampah organik di tingkat masyarakat dapat diperkuat. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#dlh #gresik #Bengkel #Sampah #truk