RADAR GRESIK – Ratusan warga memadati Gedung Serbaguna Desa Sukorejo, Kebomas, Gresik, untuk mengikuti program "Polantas Menyapa" yang diusung oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik.
Kegiatan bertema "Kampung Tertib Lalu Lintas" ini diadakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Polri ke-70 dan bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
Acara ini merupakan kolaborasi antara Satlantas Polres Gresik, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, dan perangkat Desa Sukorejo.
Kasatlantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda Putera Buna, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Desa Sukorejo sebagai percontohan.
"Kami ingin menjadikan Desa Sukorejo sebagai promotor kampung tertib lalu lintas yang bisa ditiru desa lain. Ini bukti Polri hadir untuk masyarakat," ujarnya.
Tak hanya sebatas sosialisasi, kegiatan ini juga memberikan berbagai layanan langsung yang memudahkan warga, seperti perpanjangan SIM keliling dan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan kepatuhan administratif pengendara.
Perwakilan Jasa Raharja Jawa Timur juga hadir untuk mengingatkan bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya polisi atau Jasa Raharja.
Sesi yang paling diminati adalah pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang diberikan oleh tim medis Dinas Kesehatan Gresik. Lewat simulasi praktis, warga dibekali keterampilan dasar untuk menolong korban kecelakaan sebelum bantuan medis tiba.
"Kami ingin warga mampu menjadi penolong pertama sebelum bantuan medis datang," kata salah satu tenaga kesehatan.
Acara ditutup dengan diskusi interaktif antara warga, perangkat desa, dan jajaran Satlantas, didukung penuh oleh Kepala Desa Sukorejo, Fatkhur Rahman. Dengan suksesnya kegiatan ini, Desa Sukorejo kini menyandang predikat sebagai pelopor keselamatan lalu lintas di Gresik. (yud/han)
Editor : Hany Akasah