RADAR GRESIK - Seleksi pemain lokal yang diadakan oleh Gresik United (GU) untuk tim Liga 3 ternyata sepi peminat. Ajang yang ditujukan untuk menjaring pemain U-20 dan U-23 dari klub internal dan Sekolah Sepak Bola (SSB) di bawah naungan Askab Gresik ini tidak memenuhi ekspektasi manajemen.
Manajer Gresik United, Toriqi Fajerin, mengungkapkan bahwa jumlah peserta seleksi jauh dari harapan. Dari data pendaftaran, hanya 29 pemain U-23 yang mengikuti proses seleksi.
"Kami sudah bersinergi dengan Askab Kabupaten Gresik untuk menyampaikan undangan seleksi ke SSB dan tim internal. Namun, kenyataannya banyak yang tidak mengirimkan pemain terbaiknya," kata Toriqi.
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan di balik minimnya partisipasi ini. Padahal, manajemen berharap pemain lokal bisa menjadi bagian dari tim kebanggaan kota.
"Yang pasti, kami ingin anak-anak Gresik ini bisa berjuang bersama Gresik United. Seleksi ini adalah kesempatan bagi mereka," ujarnya.
Toriqi juga menjelaskan bahwa undangan seleksi disampaikan melalui Askab Gresik, bukan langsung ke masing-masing SSB, untuk menjaga koordinasi.
"Kami ingin tetap bersinergi dengan Askab Gresik, yang di bawahnya ada tim internal dan SSB. Harapan kami ke depan, kerja sama ini bisa lebih optimal demi kemajuan sepak bola Gresik," imbuhnya.
Seleksi pemain dari luar Kabupaten Gresik dijadwalkan akan berlangsung pada Senin, 11 Agustus, dan Selasa, 12 Agustus. "Mudah-mudahan ada pemain yang diinginkan oleh pelatih GU," tutup Toriqi. (jar/han)
Editor : Hany Akasah