Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Disnaker Gresik Perluas Akses Kesempatan Kerja, Job Fair Digelar Hingga Wilayah selatan

Fajar Yuliyanto • Kamis, 31 Juli 2025 | 18:57 WIB
INOVATIF : Bupati Gresik mencoba langsung aplikasi GresikKerja saat meninjau job fair Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik.
INOVATIF : Bupati Gresik mencoba langsung aplikasi GresikKerja saat meninjau job fair Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik.

RADAR GRESIK – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik terus berinovasi dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar job fair di wilayah selatan Gresik, setelah selama ini kegiatan serupa lebih sering dipusatkan di kawasan kota.

Kepala Disnaker Gresik, Zainul Arifin, S.STP, M.M, menyampaikan bahwa pelaksanaan job fair di wilayah selatan merupakan upaya nyata pemerataan akses kerja bagi warga Gresik bagian selatan yang selama ini tingkat partisipasinya rendah dalam kegiatan serupa.

“Kita laksanakan job fair di wilayah selatan sebagai bentuk pemerataan peluang kerja. Selama ini kehadiran kegiatan di wilayah tersebut minim, padahal banyak potensi talenta lokal yang layak diberdayakan,” jelas Zainul, saat ditemui di lokasi job fair, Jumat (26/7).

Selain job fair, Disnaker Gresik juga memiliki program Rekrutmen Dinas Tenaga Kerja (Redinaker) yang berbasis digital melalui platform GresikKerja. Program ini menjadi kanal penghubung antara perusahaan dan pencari kerja secara online.

“Saat ini, ada 319 perusahaan yang tergabung di GresikKerja. Jika ada lowongan, perusahaan cukup mengunggah informasi, dan pencari kerja yang sudah terverifikasi bisa langsung melamar secara online,” jelas Zainul.

Tak hanya itu, Disnaker juga secara rutin memfasilitasi sesi interview dua kali dalam sebulan, yang diadakan baik di kantor Disnaker maupun di pusat keramaian seperti mall. Para pelamar yang lolos seleksi administrasi akan langsung menjalani wawancara dengan perusahaan.

“Perusahaan kami wajibkan melaporkan hasil rekrutmen dalam waktu satu hingga dua minggu setelah interview. Ini agar kami dapat memantau efektivitas program dan sebaran penyerapan tenaga kerja,” imbuhnya.

Zainul menambahkan, berbagai program ketenagakerjaan tersebut merupakan bentuk peran aktif pemerintah daerah dalam menurunkan tingkat pengangguran di Kabupaten Gresik, yang masih berada di angka 6,45 persen.

Sepanjang tahun 2024, tercatat lebih dari 5.000 pencari kerja yang terdaftar, sementara jumlah lowongan yang tersedia mencapai 2.600 posisi. Dari serangkaian job fair, sebanyak 1.313 orang dilaporkan telah diterima kerja.

“Program Redinaker sendiri sudah kami gelar lima kali tahun ini. Beberapa perusahaan telah menyampaikan hasil penerimaan karyawan, dan sebagian lainnya masih menunggu hasil akhir proses rekrutmen,” lanjutnya.

Pada tahun 2025, sesi interview sudah dimulai sejak 29 April, dilanjutkan 15–16 Mei, 28 Mei, dan 10 Juni. Sebanyak delapan perusahaan berpartisipasi, dengan total lowongan kerja mencapai 400 posisi, dan saat ini lebih dari separuh di antaranya telah terisi.

Perusahaan besar seperti Rumah Sakit Semen Gresik bahkan telah menyampaikan hasil rekrutmen secara lengkap, sementara perusahaan lainnya masih menunggu pembaruan dari tim HRD masing-masing.

“Kami berharap, melalui inovasi-inovasi ketenagakerjaan ini, angka pengangguran dapat terus ditekan dan peluang kerja semakin merata bagi seluruh masyarakat Gresik,” pungkas Zainul, yang juga dikenal aktif di dunia olahraga seperti sepak bola, musik, dan golf. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#radar surabaya award #Disnaker #gresik