RADAR GRESIK - DPMPTSP Gresik dikenal responsif dalam mendekatkan layanan ke masyarakat. Selain Gebyar Pelayanan Publik, pelayanan jemput bola perizinan dilakukan lewat SIPDINDA (Safari Perizinan DPMPTSP), yang rutin turun ke kecamatan.
Kolaborasi juga dilakukan dengan Pemprov Jawa Timur lewat program JEBOSALEHA (Jemput Bola Layanan Perizinan Berusaha di Daerah), mempermudah pelaku usaha di wilayah Gresik mengakses layanan izin.
Tak hanya itu, DPMPTSP Gresik mengedukasi masyarakat lewat program “NGOPI” (Ngobrol Seputar Investasi) berupa podcast live di kanal Suara Gresik hasil kerja sama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Gresik.
Hasilnya, hingga Triwulan I tahun 2025, Indeks Kepuasan Masyarakat DPMPTSP Kabupaten Gresik tercatat “Sangat Baik”, termasuk nilai untuk Indeks Kualitas Pelayanan dan Persepsi Antikorupsi bulan mei 2025 yaitu Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK) pada skala 3,97 dan Hasil Survei Persepsi Kualitas Pelayanan (SPKP) skala 3,65.
Kerja keras tim DPMPTSP Gresik juga diakui secara nasional yakni masuk nominasi 8 besar DPMPTSP Berkinerja Terbaik Nasional pada Anugerah Layanan Investasi 2024 di Hotel Mulia Jakarta (30 September 2024). Kabupaten Gresik menjadi satu-satunya di Jawa Timur yang masuk nominasi, menunjukkan konsistensi kualitas layanan.
Kemudian, Peringkat 1 se-Jawa Timur untuk realisasi investasi tahun 2023, dengan capaian Rp 49,5 triliun (dari target Rp 29,76 triliun). Kontribusi PMA mencapai Rp 39,8 triliun dan PMDN Rp 9,7 triliun.
Total realisasi investasi selama 2024 sekitar 37,91 T. Menjadikan Gresik nomor 1 realisasi investasi di Jatim.
Untuk terus menarik minat investor, DPMPTSP Gresik aktif berpromosi ke berbagai event nasional dan regional. Di antaranya, Batam Trade Invest Expo 2024 (1—4 Agustus 2024), stand DPMPTSP Gresik meraih predikat Stand Terbaik ke-2.
Kemudian di Regional Investment Forum (RIF) Bali (18 September 2024) atas undangan Kementerian Investasi/BKPM RI, satu-satunya kabupaten dari Jawa Timur yang hadir. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk promosi peluang investasi pariwisata Pulau Bawean serta one-on-one meeting dengan calon investor industri.
DPMPTSP Gresik juga konsisten menyiapkan proyek-proyek siap jual (ready to offer). Salah satunya Unit Pengolahan Ikan Bernilai Tambah — meraih Juara Harapan II pada East Java Investment Forum di Surabaya (24 Oktober 2024) dan dipilih jadi proyek unggulan promosi 2025.
Pada 7 Mei 2025, Plt Bupati Gresik Asluchul Alif memaparkan IPRO ini di depan DPMPTSP Provinsi Jawa Timur dan Bank Indonesia sebagai persiapan EJIF 2025. Selain itu, 4 IPRO lain yang juga siap ditawarkan ada pula Industri Pengolahan Logam Tembaga, Industri Hilirisasi Timah, Industri Garam Farmasi Industri Alat dan Mesin Pertanian. Gresik juga menjadi pionir penerapan OSS-RBA (Online Single Submission Risk-Based Approach).
DPMPTSP Kabupaten Gresik menerapkan layanan perizinan yang lebih cepat, transparan, dan akurat baik online maupun luring melalui Mal Pelayanan Publik (MPP), Pelayanan Jemput Bola (SIPDINDA), Layanan di mall dan event pameran dan konsultasi daring Hingga November 2024, DPMPTSP Gresik telah menerbitkan 37.533 izin usaha, mayoritas Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai syarat legalitas utama UMKM dan investor.
Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Gresik, A.M. Reza Pahlevi, A.P, menegaskan komitmennya untuk memastikan dunia usaha, baik skala besar maupun UMKM, bisa berkembang dengan mudah di Gresik. “Ekosistem investasi yang kondusif adalah prioritas,” tegasnya.
Dengan perubahan regulasi terbaru—PP No. 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko—Gresik siap menyesuaikan layanan OSS-RBA tanpa mengubah prinsip transparansi dan kemudahan.
“Dengan beragam inovasi pelayanan, insentif fiskal yang konkret, promosi investasi agresif, dan reputasi layanan publik yang transparan dan antikorupsi, Kabupaten Gresik terus membuktikan diri sebagai salah satu destinasi investasi unggulan di Indonesia,” harap Reza. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik