Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya, dr. Rosidi Roslan, menyatakan bahwa RS Wates Husada telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan teknis sebagai fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan vaksin untuk keberangkatan internasional.
“Perpanjangan izin memang wajib dilakukan setiap tahun. Kami melihat langsung kesiapan SDM, alat dan sarana-prasarana, serta sistem penyimpanan vaksin. Vaksinatornya juga sudah memenuhi standar, dan data vaksinasi semuanya terekam dalam sistem aplikasi e-vaksin,” ujar dr. Rosidi saat meninjau di RS Wates Husada, Balongpanggang, Gresik, Rabu (16/7).
Menurut dr. Rosidi, RS Wates Husada telah bekerja sama dengan BBKK selama lima tahun dalam hal pelayanan vaksinasi bagi jemaah umrah. “Secara data dan pelayanan, rumah sakit ini sangat baik. Oleh karena itu, kami terus memberikan kepercayaan dan perpanjangan izin layanan vaksin setiap tahun,” tambahnya.
Ia berharap RS Wates Husada terus menjaga kualitas layanan dengan cepat, tepat, dan profesional. “Vaksinasi ini penting untuk meningkatkan imunitas jemaah umrah dan haji, agar mereka bisa beribadah dengan sehat dan nyaman di Tanah Suci,” terang dr. Rosidi.
Sementara itu, Direktur RS Wates Husada, dr. Titin Ekowati, menjelaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya dalam mendukung kebutuhan masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk ibadah umrah. Rumah sakit ini telah menyediakan layanan vaksinasi lengkap, termasuk vaksin meningitis, influenza, dan polio.
“Untuk fasilitas, kami sudah mendukung untuk layanan vaksin meningitis, influenza, dan polio. Selain itu, kami juga bisa menerbitkan e-sertifikat bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri seperti umrah atau ibadah haji,” kata dr. Titin.
Lebih lanjut, dr. Titin menjelaskan RS Wates Husada telah dilengkapi dengan cold chain atau tempat penyimpanan vaksin sesuai standar, dan tenaga vaksinator yang kompeten. Hal ini memudahkan masyarakat, khususnya yang berada di Kecamatan Balongpanggang, Gresik dan sekitarnya, untuk mendapatkan layanan vaksinasi tanpa harus ke luar kota.
“Kami berharap layanan ini bisa semakin mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi jemaah umrah dan haji. Saat ini, rata-rata setiap bulan kami melayani lebih dari 150 jemaah yang melakukan vaksinasi di RS Wates Husada,” pungkasnya. (jar/han)