RADAR GRESIK – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, geliat penjualan hewan kurban di Kabupaten Gresik semakin terasa. Berbagai lapak penjualan mulai bermunculan di banyak titik, terutama di pinggir jalan dengan fasilitas non-permanen seperti tenda terpal. Masyarakat kini punya lebih banyak pilihan untuk mencari sapi kurban Gresik atau kambing kurban Gresik.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Gresik, Viki Mustofa, mengungkapkan hingga saat ini, pihaknya telah merekomendasikan 61 lapak hewan kurban untuk beroperasi di seluruh wilayah Gresik. Lapak-lapak ini telah memenuhi standar kelayakan tempat dan penanganan hewan yang ditetapkan.
"Saat ini sudah ada 61 lapak hewan kurban di Kabupaten Gresik yang sudah mendapatkan rekomendasi," kata Viki, Minggu (1/6).
Selain itu, Dinas Pertanian Gresik juga gencar memastikan kesehatan hewan kurban yang dijual. Sebanyak 88 Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) telah diterbitkan oleh dokter hewan setempat. SKKH hewan kurban Gresik ini menjadi jaminan bahwa hewan tersebut sehat dan layak untuk dikurbankan.
"Kami terus melakukan pemantauan terhadap lapak-lapak penjualan dan memeriksa kesehatan hewan secara berkala. Ini penting agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat membeli hewan kurban," jelasnya.
Viki mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban hanya di lapak-lapak yang telah direkomendasikan dan memastikan hewan dilengkapi dengan SKKH. Hal ini untuk menjamin kesehatan hewan dan menghindarkan pembeli dari kekhawatiran akan penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
"Semoga para pembeli hewan kurban di lapak-lapak yang telah direkomendasikan dan memastikan hewan dilengkapi SKKH. Selain itu, agar terhindar dari virus atau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta memberikan rasa aman kepada pembeli agar tidak khawatir dengan hewan kurban tersebut," pungkasnya.(jar/han)
Editor : Hany Akasah