Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Percikan Las Ludeskan Pabrik Spons di Menganti Gresik, Api Berkobar 2 Jam

Yudhi Dwi Anggoro • Jumat, 30 Mei 2025 | 16:33 WIB
PEMBASAHAN: Kebakaran hebat melanda pabrik styrofoam dan spon busa PT Sentral Harapan Jaya di Jalan Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Kamis (29/5).
PEMBASAHAN: Kebakaran hebat melanda pabrik styrofoam dan spon busa PT Sentral Harapan Jaya di Jalan Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Kamis (29/5).

RADAR GRESIK – Kebakaran hebat kembali melanda pabrik styrofoam dan spon busa PT Sentral Harapan Jaya di Jalan Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Kamis (29/5). Insiden ini diduga dipicu oleh percikan api dari aktivitas pengelasan mesin di dalam pabrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di Menganti ini.

Kepala Seksi Damkarla (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan) Kabupaten Gresik, Bakti, yang mewakili Kepala Dinas Damkarla Gresik Suyono, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi. Menurut Bakti, saksi keamanan pabrik melaporkan bahwa api bermula dari percikan alat las yang mengenai sisa material spons di bawahnya.

"Percikan api dari percikan alat las tiba-tiba membakar sisa spons," ujar Bakti. Material spons yang sangat mudah terbakar membuat api cepat menyebar dan melahap sisa bahan di dalam pabrik.

Tim dari Damkarla Kabupaten Gresik segera diterjunkan ke lokasi. Sebanyak lima anggota pemadam kebakaran dengan dua unit mobil pemadam (satu unit semprot dan satu unit supply) dikerahkan untuk memadamkan api.

Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api. "Api berhasil dipadamkan, setelah petugas berjibaku padamkan api lebih dari 2 jam. Penyebab kebakaran diduga dari percikan api alat las saat dua orang pekerja mengelas mesin boiler," jelas Bakti.

Terkait insiden ini, Bakti mengimbau masyarakat dan pihak industri untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di pabrik-pabrik yang menyimpan bahan mudah terbakar.

"Kami mengimbau agar seluruh pabrik dan industri menerapkan standar keamanan kebakaran yang lebih ketat, termasuk pemasangan sistem deteksi dini dan penyediaan alat pemadam kebakaran yang memadai," tegas Bakti.

Sebagai informasi, data dari Damkarla Kabupaten Gresik mencatat bahwa sepanjang bulan Mei 2025 saja, sudah terjadi enam kejadian kebakaran di wilayah tersebut.(jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Damkarla #styrofoam #menganti #gresik #kebakaran #Pabrik