RADAR GRESIK - Untuk meningkatkan profesionalitas guru bimbingan dan konseling (BK) di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), Musyawarah guru bimbingan dan konseling (MGBK) MTs Kabupaten Gresik. Kegiatan itu diselenggarakan di aula kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik.
Kegiatan ini dihadiri oleh para guru BK dari berbagai madrasah di Kabupaten Gresik dan diisi dengan diskusi mendalam terkait pentingnya profesionalisme guru BK dalam menjalankan tugas sesuai kode etik.
Dalam kesempatan tersebut, Muzdalifah menekankan bahwa guru BK memegang peranan vital dalam madrasah, terutama dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka yang berbasis kurikulum cinta.
Ia juga mengingatkan pentingnya empati serta kesiapan guru BK dalam menghadapi berbagai persoalan yang dialami peserta didik. Senada dengan itu, Masfufah menggarisbawahi perlunya strategi khusus dalam mendampingi siswa, baik dalam aspek akademik, pribadi, maupun sosioemosional.
Menurutnya, pendampingan yang tepat akan membantu siswa berkembang secara optimal dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Baca Juga: Kecelakaan Mengerikan di Duduksampeyan Gresik, Innova Hantam Truk Wing Box, Penumpang Terluka
Selain fokus pada peningkatan profesionalitas, pertemuan ini juga membahas pentingnya inovasi layanan BK serta ketertiban administrasi. Administrasi BK yang rapi dan sistematis dinilai sebagai kunci efektivitas layanan konseling, sehingga guru dapat menjalankan tugasnya secara lebih optimal dan terarah.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para guru BK di lingkungan MTs Kabupaten Gresik semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan terus berinovasi dalam mendampingi peserta didik.
Kepala Kemenag Gresik Pardi menjelaskan Kemenag berikhtiar terus untuk mengawal peningkatan kompetensi guru-guru semua tingkatan agar bisa mengimbangi percepatan dunia digital dan IT yang sudah mendahului bahkan melampaui perkembangan peradaban manusia.
“Insya Allah akan ada kegiatan peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru MTs bulan Mei,”kata Pardi, Jumat, (2/5). (jar/han)
Editor : Hany Akasah