RADAR GRESIK - Bencana angin puting beliung kembali menerjang wilayah permukiman di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, pada Rabu (8/1) sore, sekitar pukul 16.35 WIB.
Akibat peristiwa ini, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang terlepas atau rusak parah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik segera meninjau lokasi dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak kerusakan parah di beberapa rumah warga. Atap rumah terlepas, genteng melorot, dan asbes terbawa angin.
Selain itu, angin puting beliung juga merobohkan papan pasar di desa tersebut. Warga yang berada di luar rumah pun terlihat berlarian menyelamatkan diri. Bahkan, beberapa barang di dalam rumah tampak berjatuhan akibat kuatnya tiupan angin.
Salah satu rumah yang terdampak adalah kediaman Kepala Desa Siwalan, Suhartomo, yang juga mengalami kerusakan pada atap rumahnya. Setelah kejadian, BPBD Kabupaten Gresik segera melakukan peninjauan langsung untuk mengidentifikasi dampak kerusakan dan memberikan bantuan kepada warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Sukardi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, F.X. Driatmiko Herlambang, mengonfirmasi bahwa telah terjadi angin puting beliung di Desa Siwalan.
“Benar, pada Rabu (8/1) sore ada angin puting beliung. Untuk jumlah rumah yang terdampak, sementara ada 5 rumah yang mengalami kerusakan ringan di bagian atap, seperti genteng yang melorot atau pecah dan asbes yang terbawa angin,” ujar Herlambang.
Setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Herlambang menambahkan bahwa 12 rumah mengalami kerusakan ringan akibat bencana tersebut, dan sebagian besar kerusakan sudah mulai diperbaiki oleh masyarakat setempat melalui kegiatan gotong royong.
“Ada sebagian rumah yang sudah dibenahi dengan gotong royong oleh masyarakat setempat. Mereka saling membantu untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi,” pungkasnya.
Sebagai langkah respons cepat, BPBD Kabupaten Gresik juga telah menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak. Meskipun kerusakan yang terjadi tidak terlalu parah, pihak BPBD tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Dengan adanya kejadian ini, BPBD Kabupaten Gresik terus berupaya untuk memantau kondisi di lapangan dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan warga.
Sebagai daerah yang sering dilanda cuaca ekstrem, pihak BPBD menghimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan peringatan dini terkait potensi bencana angin puting beliung.
“Semoga dengan adanya gotong royong dan bantuan dari pemerintah, masyarakat Desa Siwalan bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala,” harapnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah