RADAR GRESIK - Dalam Konferensi di YPI Darussalam Cerme, Harianto, Kepala SMP YPI Darussalam, terpilih sebagai Ketua Tanfidiyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cerme, Kabupaten Gresik.
Harianto meraih total 17 suara dari para peserta konferensi yang terdiri dari perwakilan pengurus dan tokoh masyarakat setempat.
Pemilihan ini berlangsung dalam suasana yang penuh semangat dan demokratis. Sebagai kepala sekolah yang telah berkiprah di dunia pendidikan, Harianto diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam pengembangan organisasi NU di wilayah Cerme.
Dalam pidato singkatnya setelah terpilih, Harianto menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran MWCNU dalam memperjuangkan NU dalam berbagai bidang termasuk pendidikan, kebudayaan, dan sosial di masyarakat.
"Ini adalah amanah yang sangat besar bagi saya. Insya Allah, saya akan bekerja sama dengan semua pihak untuk memajukan NU di Cerme dan mengedepankan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan sosial," ujar Harianto.
Proses pemilihan berjalan lancar dengan adanya calon yang bersaing untuk posisi tersebut, namun akhirnya Harianto terpilih sebagai ketua dengan dukungan yang lebih banyak.
Meski usianya masih muda, Harianto juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di wilayah Cerme, yang membuatnya menjadi pilihan tepat untuk memimpin MWCNU Cerme ke depan.
Dalam sepak terjang memimpin organisasi atau kelembangaan, sebelum menjabat sebagai Kepala SMP YPI Darussalam Cerme, Harianto pernah menjabat sebagai Kepala SD NU Nurul Ishlah Randuagung Kecamatan Kebomas Gresik.
Harianto juga pernah nyantri di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaus Sholihin Suci Manyar Gresik.
Sosok Harianto memang sangat menarik. Pria asli Cerme tersebut terkenal menjadi sosok yang disiplin dan tanggung jawab. Harianto juga sosok yang ramah dan memiliki berbagai inovasi selama memimpin lembaga ataupun organisasi.
Muscab MWCNU Cerme kali ini juga menandai awal dari langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan oleh pengurus baru dalam rangka memperkuat jaringan dan keberadaan NU di tengah masyarakat. (han)
Editor : Hany Akasah