RADAR GRESIK– Musyawarah Daerah (Musda) ke-8 Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Gresik dan Musda ke-3 PD PRIMA DMI yang digelar di Aula Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik berlangsung sukses dan penuh makna, Sabtu (21/12)
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah, Ketua Majelis Mustasyar KH Afif Mashum, Ketua Majelis Pakar DMI KH Muhammad Najib, KH Thoyib Masudi, Perwakilan MUI Gresik Muslih Hasyim, perwakilan PD Muhammadiyah, PCNU Gresik dan forkopimda.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah bekerja sama dalam membangun Gresik, terutama dalam bidang spiritual, lingkungan, dan kesehatan.
"Kami sangat menghargai kolaborasi yang telah terjalin selama ini, dan berharap kerjasama yang telah baik ini dapat terus berlanjut di periode berikutnya, demi kemajuan Kabupaten Gresik," ujar Aminatun.
Aminatun juga menyebutkan, Kabupaten Gresik memiliki sekitar 1.300 masjid yang menjadi pusat kegiatan spiritual dan sosial masyarakat.
Menurutnya, masjid-masjid ini memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Ketua DMI Gresik, Zainal Abidin, mengingatkan pentingnya inovasi dalam pengelolaan masjid. Ia berharap agar masjid terus berkembang dan mampu menjadi pusat pembelajaran bagi masyarakat.
"Inovasi dalam pengelolaan masjid sangat penting, dan kita berharap masjid-masjid di Gresik dapat terus memberikan bimbingan yang positif bagi umat," katanya.
Di kesempatan yang sama, Ketua PW DMI Jawa Timur, KH Muhammad Sujak, menegaskan masjid harus terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.
"Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat edukasi, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kita harus terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah," ujarnya.
Pada acara tersebut juga dilakukan peluncuran produk kopi Quba, yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan turut mendukung pengembangan ekonomi lokal.
"Musda ini diharapkan menjadi langkah awal yang semakin memperkuat peran masjid dalam masyarakat dan memajukan program-program spiritual, sosial, dan ekonomi di Kabupaten Gresik," haranya. (han)
Editor : Hany Akasah