Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Cuaca Perairan Gresik Membaik, Dua Kapal Penyeberangan Bawean Kembali Diizinkan Berlayar

Fahtia Ainur Rofiq • Jumat, 13 Desember 2024 | 21:15 WIB
CUACA MEMBAIK: Kapal Express Bahari mulai melayani penyeberangan Gresik-Bawean setelah cuaca dinyatakan membaik, Kamis (12/12) kemarin.
CUACA MEMBAIK: Kapal Express Bahari mulai melayani penyeberangan Gresik-Bawean setelah cuaca dinyatakan membaik, Kamis (12/12) kemarin.

RADAR GRESIK - Masyarakat Bawean akhirnya bisa bernafas lega. Dua kapal penyeberangan yang sempat dilarang berlayar, kini sudah bisa berangkat. Ini setelah Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi cuaca di perairan Gresik membaik.

"Iya benar, untuk Kapal Expresa Bahari 3F sudah berangkat pada pukul 07.30 WIB, Kamis (12/12/)," ujar Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli (KBPP) KSOP Gresik Capt Moch Firmawan saat dikonfirmasi awak media.

Ia menjelaskan, kapal Express Bahari berangkat lebih awal dari jadwal biasanya pada pukul 09.00 WIB. Ini dilakukan untuk menghindari gelombang tinggi pada siang hari.

"Kapal berkapasitas 400 penumpang tersebut, berangkat dengan membawa 243 penumpang," kata dia.

Sedangkan untuk KMP Gili Iyang juga berangkat pada Rabu pagi menuju Pulau Bawean. Kemudian, malam langsung balik ke Paciran. Dan pada Kamis pukul 11.30 WIB berangkat lagi menuju Pulau Bawean.  

Sekitar pukul 21.00 WIB, setelah bongkar, kapal kembali berangkat ke Pelabuhan Gresik dari Pelabuhan Bawean.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan cuaca dari BMKG selama 5 hari ke depan. "Untuk memastikan pelayaran berjalan lancar dan penumpang aman," imbuhnya.

Sebelumnya, Kapal penyeberangan dari Gresik menuju Bawean maupun Lamongan menuju Bawean sempat dilarang berlayar. Pelayaran kapal tersebut dihentikan sementara waktu karena cuaca buruk yang terjadi di perairan laut Jawa.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur melalui Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Paciran telah mengeluarkan pengumuman tentang penundaan keberangkatan KMP Gili Iyang.

KMP Gili Iyang dilarang berlayar mulai 10 Desember lantaran ketinggian ombak pantai mencapai 1-1,6 meter dan kecepatan angin mencapai 22 knot. Penundaan ini berlaku hingga kondisi perairan memungkinkan untuk olah gerak sandar dan proses pemuatan aman.

Begitu juga Kapal Cepat Ekspres Bahari. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik telah mengeluarkan peringatan cuaca buruk di perairan Gresik dan sekitarnya.

Hal ini, merupakan tindaklanjut dari Surat Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak tentang Prakiraan Cuaca Perairan Gresik dan Prakiraan Perairan Bawean tanggal 10 Desember 2024 pukul 07.00 WIB s.d 11 Desember 2024 pukul 06.00 WIB. (rof)

Editor : Fahtia Ainur Rofiq
#penyeberangan Gresik-Bawean #expres bahari #Kapal #gresik #Cuaca Buruk #Gili Iyang #BAWEAN