Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dosen Departemen Perkapalan ITS Gelar Pelatihan Perbaikan Perahu Fiber dan K3 pada Nelayan Gisik Cemandi Sidoarjo

Riri Masfardian • Jumat, 6 Desember 2024 | 22:29 WIB
ABMAS: Dosen Departemen Perkapalan ITS berfoto bersama perangkat Desa Gisik Cemandi, Sidoarjo memberikan pelatihan kepada Nelayan.
ABMAS: Dosen Departemen Perkapalan ITS berfoto bersama perangkat Desa Gisik Cemandi, Sidoarjo memberikan pelatihan kepada Nelayan.

RADAR GRESIK - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat pesisir. Kali ini, Departemen Teknik Perkapalan ITS menggelar pelatihan perbaikan perahu fiber di Desa Gisik Cemandi, Sidoarjo, Selasa (19/11) lalu. Kegiatan Abdi Masyarakat (Abmas) itu bertujuan mengoptimalkan keterampilan nelayan dalam merawat perahu mereka, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

Pelatihan itu diikuti oleh 30 peserta dari kalangan nelayan. Para peserta antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari teori hingga praktik. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek, mulai dari pengenalan bahan fiber, identifikasi kerusakan, hingga teknik perbaikan yang benar.

Beberapa dosen dari Departemen Teknik Perkapalan hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Ir. Ahmad Nasirudin, S.T., M.Eng., Ir. Hesty Anita Kurniawati, M.Sc., Ir. Erzad Iskandar Putra, S.T., M.T., dan Ir. Ardi Nugroho Yulianto, S.T., M.T., Ph.D. Sementara mahasiswa dari Departemen Teknik Perkapalan ITS yang turut membantu kegiatan, yakni Khisan Sabilarahma, Muhammad Abid Athoillah, Nisrina Az Zahra, dan Faris Taruna. Peran mahasiswa dalam kegiatan ini aktif mendampingi peserta dalam setiap sesi pelatihan.

Kepala Desa Gisik Cemandi Muhammad. Alimin  menyambut baik inisiatif ITS ini. Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemandirian nelayan dalam memperbaiki perahu mereka sendiri, sehingga mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi. "Kami sangat berterima kasih kepada ITS yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat kami untuk mendapatkan pelatihan ini. Ini sangat bermanfaat bagi kami," ujarnya.

Kepala Departemen Teknik Perkapalan ITS, Ir. Wasis Dwi Aryawan, M.Sc., Ph.D., juga menekankan pentingnya kegiatan ini. "Perahu merupakan aset penting bagi nelayan. Dengan keterampilan yang memadai, mereka dapat merawat perahu fiber mereka dengan baik dan memperpanjang umur pakainya," ungkap Ir. Wasis.

Salah satu daya tarik dari pelatihan ini adalah adanya sesi praktik. Peserta diajak mempraktikkan teknik perbaikan perahu fiber di bawah bimbingan para dosen dan mahasiswa ITS.

"Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi saya. Sekarang saya bisa memperbaiki perahu sendiri tanpa harus memanggil tukang. Saya berharap pelatihan seperti ini bisa diadakan secara rutin,"  ujar salah satu peserta, Muhammad.

Sebagai narasumber utama, Dr. Ir. Hasanudin, S.T., M.T., menjelaskan berbagai aspek penggunaan fiber pada kapal. Keunggulan kapal fiber dibandingkan kapal kayu, seperti bobot yang lebih ringan, ketahanan terhadap korosi, dan kemudahan perawatan.

Selain itu, peserta juga diajarkan cara mengidentifikasi berbagai jenis kerusakan pada kapal fiber, mulai dari retak hingga lapisan yang terkelupas. Pelatihan ini juga mencakup langkah-langkah persiapan perbaikan, seperti pemilihan bahan yang tepat, seperti resin, katalis, dan fiberglass, serta penggunaan alat yang sesuai, seperti amplas dan kuas. Dengan demikian, para nelayan dapat melakukan perbaikan minor pada perahu mereka sendiri secara efektif dan efisien

Tak hanya itu, materi yang disampaikan juga dilengkapi dengan penekanan pada pentingnya keselamatan kerja, seperti penggunaan masker dan sarung tangan untuk menghindari dampak buruk dari bahan kimia resin.

ITS berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan masyarakat pesisir. Ke depan, ITS berencana untuk mengadakan pelatihan  lanjutan. Seperti pelatihan pembuatan perahu fiber dengan desain yang lebih modern dan efisien. Selain itu, ITS juga akan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan sektor maritim di Indonesia. (rir/han)

 

Editor : Hany Akasah
#nelayan #gisik cemandi #ITS #perkapalan #sIDOARJO