RADAR GRESIK - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar Bimbingan Teknis Penegakan Peraturan Perundang-undangan di Bidang Cukai Tahun 2024, Selasa (19/11).
Plt. Bupati Gresik Aminatun menjelaskan peran strategis Satpol PP dalam penegakan peraturan daerah (perda) yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu contoh konkretnya adalah operasi rokok ilegal dan pemberantasan minuman beralkohol ilegal yang dilakukan secara berkelanjutan.
"Penegakan ini tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga melindungi masyarakat dari dampak buruk peredaran barang ilegal," ujar Plt. Bupati.
Pihaknya bahwa dana cukai yang diterima Kabupaten Gresik dari hasil pengawasan dan penegakan tersebut telah dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program.
"Dana cukai ini kita gunakan untuk pelatihan-pelatihan tenaga kerja guna meningkatkan keterampilan masyarakat dan menunjang layanan kesehatan yang lebih baik," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Wahjudi Adrijanto menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Satpol PP dan Bea Cukai dalam pengawasan dan penegakan di bidang cukai. Terakhir, kolaborasi antara Satpol PP Kabupaten Gresik bersama Bea Cukai berhasil menindak 6.201.740 batang rokok ilegal dan 2.801 liter minuman beralkohol sepanjang 2023-2024.
"Operasi bersama yang telah dilakukan terbukti efektif dalam menekan peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah Gresik," ungkapnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik memberikan materi yang menekankan pentingnya pemahaman regulasi terkait cukai. Selain itu, Sekda Washil juga menekankan pentingnya pendekatan persuasif dalam penegakan hukum.
“Kunci keberhasilan adalah pemahaman dan konsistensi dalam melaksanakan tugas. Disamping itu, kolaborasi dengan berbagai pihak juga diperlukan guna menciptakan dampak yang lebih luas,” ujar Sekda Washil.
Kepala Satpol PP Kabupaten Gresik, Agustin Halomoan Sinaga, menegaskan bahwa kegiatan itu merupakan wujud nyata komitmen pihaknya dalam meningkatkan profesionalisme personel.
“Melalui bimtek ini, kami ingin memastikan bahwa setiap anggota Satpol PP memiliki kompetensi yang memadai terkait cukai, sehingga dapat menjalankan tugasnya sesuai aturan dan dengan pendekatan yang humanis,” tuturnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah