RADAR GRESIK- Pengajian KH Imaduddin Utsman di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik mendapat protes dari sekelompok orang.
Puluhan orang yang tergabung dalam komunitas pencinta habib dan ulama menghadang pintu masuk desa. Rencananya Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Ulum Banten itu, akan mengisi pengajian di Pondok Wong Bodho, desa setempat.
Tampak warga yang menolak melantukan salawat, hendak menerobos pintu gapura masuk desa. Beruntung, ratusan petugas TNI-Polri berhasil mencegah dan melakukan pengamanan kondusifitas kegiatan pengajian tersebut.
Saat dikonfirmasi, Camat Menganti Gresik Bagus Arif Jauhhari membenarkan tentang adanya kelompok yang protes pengajian kiai kontroversial itu.
“Puluhan orang dalam kelompok yang menyatakan dari pecinta ulama dan Habib itu, semuanya dari luar Gresik,” ujarnya, Senin (5/8).
Bagus mengungkapkan dari informasi yang diterima, puluhan orang tersebut dari luar Gresik itu menolak isi pengajian KH Imaduddin yang menyoal tentang silsilah Habaib dari Baalwi.
Warga yang kontra dengan Kiai ini, menuntut untuk pengajian nanti tidak membahas tentang silsilah Habaib atau keturunan Ba Alawi.
“Ada sekitar 20 orang yang protes. Petugas TNI-Polri juga turut mengamankan antisipasi gesekan tersebut. Alhamdulillah acara lancar dan sudah dimulai pengajiannya,” pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah