Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Peringati Lebaran Ketupat, Warga Gresik Lestarikan Tradisi Dokaran, Naik Kuda Keliling Jalan Gresik Kota

Riri Masfardian • Selasa, 16 April 2024 | 00:17 WIB

 

NUNGGU PENUMPANG:Kusir dokar menunggu para penumpang di Jalan Pahlawan, Gresik.
NUNGGU PENUMPANG:Kusir dokar menunggu para penumpang di Jalan Pahlawan, Gresik.

RADAR GRESIK-Masyarakat Gresik sudah lama mengenal tradisi dokaran. Hal itu karena setiap lebaran tepatnya pada hari raya ketujuh atau sering disebut ketupat, warga berbondong-bondong ikut tradisi dokaran. Dokar merupakan salah satu transportasi tradisional roda tiga yang ditarik oleh kuda.

Salah satu pemilik dokar, M Samsul  mengatakan, di setiap sudut jalan raya terdapat banyak dokar menjelang hari raya ketupat. "Keberadaan tradisi dokaran sangat menguntungkan,” kata Samsul.

Sebagian besar warga yang naik dokar didominasi kalangan keluarga dan anak-anak. “Bisa jadi tradisi dokaran bisa jadi merupakan lebaran atau rezeki para kusir. Ini karena sebagian besar rekan seprofesinya dicarter warga sambil menikmati suasana sore jalan-jalan sepanjang Gresik,” kata Samsul.

Tarif untuk sekali putar saat dokaran yakni Rp 50.000 sesuai rute yang di tempuh, jika jauh tarif akan bertambah menjadi Rp.100.000. “Alhamdulillah ramai, kami beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB,” pungkasnya. 

Salah satu penumpang Marsya mengaku senang dengan tradisi dokaran. Baginya, tidak hanya bisa menikmati dan berwisata keliling Gresik, namun juga melestarikan tradisi dan budaya di tempat kelahirannya. "Seru banget. Uang dari saudara-saudara buat naik dokaran," kata Marsya. (mg1/mg2/han)

Editor : Hany Akasah
#lebaran #Tradisi #gresik #ketupat #dokaran