RADAR GRESIK - Polres Gresik mengungkap hasil pemeriksaan dan otopsi sementara Sobikhul Alim. Saksi dugaan pembunuhan dan perampokan Wardatun Thoyyibah di Desa Imaan Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik.
Kanit Ident Inafis Polres Gresik, IPDA Hepi Muslih Riza
mengatakan, tidak ada kekerasan beberapa anggota tubuh, penyidik mencurigai kondisi mulut korban yang berwarna biru pucat. Selain itu ada beberapa anggota tubuh yang membiru karena diduga kuat kekurangan oksigen.
Dugaan awal kemungkinan kehabisan oksigen atau overdosis. Besar dugaan karena asfiksia atau masalah sistem pernapasan, sehingga mengalami kekurangan oksigen
Polres telah mengambil sampel pada jasad korban untuk diuji pada laboratorium forensik Polda Jatim. Yakni pada sampel darah, kuku, dan lambung. Kuat dugaan, kematian korban karena faktor organ dalam yang tidak berfungsi dengan baik
"Diduga meninggal karena over dosir,” kata Ipda Hepi.
Kini, polisi fokus menggali keterangan dari para saksi dan barang bukti yang telah dikumpulkan.
“Beri waktu kita untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
Penemuan mayat Sobikhul Alim membuat geger warga Desa Wotan, Panceng, Gresik hingga Desa Ima'an, Dukun, Gresik. Pasalnya, masyarakat menduga kematian remaja 20 tahun warga Desa Ima'an, Dukun Gresik itu berkaitan dengan kasus dugaan perampokan pengusaha Gresik.
Sobikhul sempat diperiksa oleh Tim Resmob Polres Gresik pada Senin (25/3/2024) malam. Polisi berupaya melakukan pengembangan atas kasus perampokan yang merenggut nyawa Wardatun Toyibah.
Mayat Sobikhul ditemukan di tengah sawah. Korban ditemukan tewas dengan menggunakan jaket hijau dan sarung merah. Selain itu, sepeda motor Honda Revo bernopol W 6858 GZ berada tak jauh dari korban. (yud/han)