Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Permainan Bekelan, Belajar Sportif dengan Dolanan Tradisional Gresik

Hany Akasah • Minggu, 17 Maret 2024 | 02:54 WIB
SERU: Dolanan Gresik yakni bekelan sering dimainkan oleh anak-anak.
SERU: Dolanan Gresik yakni bekelan sering dimainkan oleh anak-anak.

RADAR GRESIK-Permainan tradisional biasanya memiliki ciri khas dari daerah asalnya masing- masing. Hampir tiap daerah di Indonesia memiliki permainan tradisional.

Tak terkecuali permainan anak-anak yang ada di Gresik. Gresik memiliki berbagai permainan tradisional yang sangat beragam. Salah satunya adalah permainan bola bekel atau yang biasa disebut dengan bekelan. Meski tidak sepenuhnya asli Gresik, namun kekhasan bisa dilihat dari pola permainan dan pemain yang menggerakkan bola bekel.

Dikutip dalam buku Dolanan Gresik karya Radar Gresik, dolanan bekelan sangat mengasyikkan. Permainan ini bisa dimainkan minimal dua orang. Namun, lebih seru jika dimainkan oleh banyak orang. Permainan ini hanya membutuhkan bola bekel yang terbuat dari karet dan biji bola bekel. Jumlah biji bola bekel yang digunakan biasanya berkisar antara 4 biji hingga 6 biji.

Ukuran bola bekel bervariasi, ada yang kecil dan ada yang agak besar sebesar kepalan tangan anak kecil. Bola bekel mengalami perkembangan. Dulu, bola bekel memiliki warna dan corak yang kurang menarik. Namun sekarang bola bekel memiliki banyak motif dan warna yang sangat menarik.

Sedangkan biji bekel memiliki bentuk yang sama seperti zaman dahulu. Biji bekel memiliki 4 sisi yaitu sisi atas, sisi bawah, sisi samping. Sisi samping biji bekel memiliki permukaan yang halus, sedangkan sisi samping lainnya memiliki permukaan yang kasar. Tempat yang cocok untuk memainkan permainan ini, yaitu di permukaan yang licin dan datar.

Agar bola bekel dapat memantul dengan baik, permainan bekelan dapat dimainkan kapan saja. Tidak terikat oleh waktu. Baik pagi, siang, sore atau pun malam hari. Untuk memainkannya cukup dengan melemparkan bola bekel dan biji bekel secara bersamaan. Kemudian harus menangkap bola bekel setelah bola bekel itu memantul satu kali.

Bola bekel tidak boleh memantul lebih dari satu kali. Permainan ini diawali dengan babak pertama, yaitu mengambil biji bekel satu per satu tanpa dikembalikan. Caranya yaitu melemparkan bola bekel ke atas, kemudian mengambil satu biji bekel dan menangkap bola bekel setelah memantul satu kali.

Biji bekel yang sudah kita ambil tadi tidak dikembalikan lagi, tetapi tetap berada di genggaman kita. Selanjutnya melempar kembali bola bekel ke atas dan mengambil satu biji bekel lagi sekaligus menangkap bola bekel. Lakukan hal itu sampai biji habis. Kemudian setelah seluruh biji bekel tersebut sudah kita ambil kita sebarkan lagi biji bekel bersamaan dengan kita melempar bola bekel.

Kemudian pemain melakukan permainan seperti sebelumnya namun kita mengambil 2 biji bekel sekaligus. Lakukan sampai biji bekel habis. Permainan masih sama, namun tiap tingkatan kita menambah jumlah biji bekel yang harus kita ambil yaitu 3, 4, dan seterusnya.

Pada babak kedua, yaitu pertama kita menyebarkan biji bekel sekaligus melemparkan bola bekel ke atas. Namun setelah itu pemain tidak langsung mengambil biji bekel. Namun sebelumnya pemain harus mengubah posisi biji bekel satu demi satu. Pertama biji bekel harus diubah menjadi posisi telentang ke atas. Setelah semuanya diubah, kemudian pemain melakukan permainan seperti babak pertama tadi.

Yakni mengambil biji bekel satu demi satu sampai habis, kemudian dua biji sekaligus sampai habis. Selanjutnya 3 biji sekaligus sampai habis dan seterusnya sampai mengambil keseluruhan dari jumlah biji bekel yang kita mainkan.

Dalam permainan bekelan ini, jika pemain tidak bisa menangkap bola maka pemain tidak bisa melanjutkan permainan lagi. Namun, permainan masih bisa dilanjutkan oleh lawan. Pemain harus menunggu sampai giliran menang. Memang menunggu sampai giliran itu sangat membo- sankan. Oleh karena itu, pemain harus sportif. Saat menunggu pemain tidak boleh mengganggu lawan, tetapi pemain bisa mengawasinya agar lawan main tidak curang. Kejujuran adalah hal yang terpenting dalam melakukan permainan.

Menurut Ninghayati, salah satu warga Desa Tebaloan, Kecamatan Duduk Sampeyan, permainan bola

“Biji bekel memiliki bentuk yang sama seperti zaman dahulu. Biji bekel memiliki 4 sisi yaitu sisi atas, sisi bawah, sisi samping.”

bekel ini merupakan salah satu permainan yang banyak dige- mari oleh anak-anak terutama perempuan. Memang perem- puanlah yang paling banyak memainkan permainan ini. Se- bab, zaman dahulu bekel memang hanya dimainkan oleh perempuan. Namun seiring pekembangan zaman, bukan hanya perempuan yang me- mainkannya laki-laki juga mulai memainkan permainan ini.

Dikatakan, Bekelan memiliki banyak sekali sisi positifnya. Anak- anak menjadi lebih teliti dan fokus. "Karena kalau tidak maka pemain tidak bisa mengambil biji bekel sekaligus juga menangkap bola bekel," terang Ninghayati.

Ditambahkan, selain itu anak-anak juga menjadi lebih memiliki jiwa sosial dan mudah bersosialisasi. Manfaat lainnya yaitu melatih kelincahan tangan, melatih diri untuk selalu jujur dan memiliki jiwa sporitf.

Untuk itu, lanjut dia, sebaiknya generasi saat ini mengenalkan permainan bekelan ini kepada semua orang.

Agar permainan ini tetap lestari. Jangan sampai kita membiarkan permainan bekelan ini hilang dan tidak dimainkan lagi.

"Jangan sampai kita biarkan ciri khas dari setiap daerah itu hilang. Kita harus memiliki rasa cinta terhadap permainan tradisional salah satunya kepada permainan bekelan," pesan Ninghayati. (TIM RADAR GRESIK)

Editor : Hany Akasah
#dolanan #gresik #Anak-anak #permainan #Tradisional #Pemain #bekelan