RADAR GRESIK - Kementerian Agama (Kemenag) Gresik memprediksi penentuan awal Ramadan 1445 H akan jatuh dihari berbeda. Pasalnya, Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1445 akan jatuh pada 11 Maret mendatang. Hal ini sesuai Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/1.0/E/2024.
Sedangkan Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) penetapannya menunggu hasil rukyatul hilal. Meski begitu, dari hasil hisab yang telah dilakukan Kemenag Gresik di Bukit Condrodipo Gresik, kemungkinan hilal tidak akan terlihat pada Minggu (10/3).
"Kalau melihat ini kemungkinan ada perbedaan awal Ramadan karena pada saat Rukyatul Hilal tanggal 10 Maret 2024 posisi hilal masih di bawah 2 derajat," ujar Kepala Kemenag Gresik Dr H Moh Ersat, M.HI.
Dengan demikian, maka kemungkinan besar awal Ramadan 1445 H versi pemerintah baru dimulai pada Selasa (12/3). "Ada selisih satu hari," ungkap Kepala Kemenag Gresik Dr H Moh Ersat, M.HI.
Menyikapi perbedaan awal Ramadan 1445 H, Kemenag Gresik mengimbau agar semua pihak tetap saling menghargai.
"Perbedaan itu hal biasa dan perbedaan itu rahmat, oleh karena itu kita harus saling menghargai perbedaan itu dan tetap menjaga persatuan di antara kita," pungkas Kepala Kemenag Gresik Dr H Moh Ersat, M.HI. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq