RADAR GRESIK - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gresik terus mengerahkan unit reaksi cepat (URC) untuk melakukan tambal sulam terhadap ruas jalan rusak.
Kali ini, mereka menyasar wilayah perkotaan. Meski hanya kerusakan ringan, namun dianggap tetap membahayakan pengendara.
“Setiap hari kami lakukan tambal sulam. Karena musim hujan sudah mulai banyak jalan yang rusak ringan,” ujar Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pemkab Gresik, Eddy Pancoro.
Salah satunya, tambal sulam di Jalan Panglima Sudirman. Terdapat dua titik penambalam di area tersebut. Masing-masing memiliki dimensi 1x5 meter. Pekerjaan penambalan pun cukup cepat meski harus membersihkan bekas aspal lama.
"Jadi tidak hanya di kota, di utara dan selatan juga kami sisir untuk kegiatan URC,” terang Eddy Pancoro.
Ia menjelaskan, untuk perbaikam URC hanya pada titik jalan rusak yang berkisar maksimal 5 meter. “Lubang-lubang ini kalau tidak ditambal, begitu hujan jadi genangan. Itu membahayakan pengendara. Juga jika dibiarkan kerusakan bisa semakin parah,” jelas Eddy Pancoro.
Perbaikan sementara menjadi solusi untuk saat ini. Sebab, kalau harus menunggu peningkatan jalan butuh waktu dan anggaran besar. Apalagi tidak semuanya tercover. Karena itu URC dimaksimalkan untuk penanganan sementara. (rof)
Editor : Hany Akasah