Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

SMPN 1 Gresik Pastikan Siswa Tahfidz Meningkat Hafalannya

Fahtia Ainur Rofiq • Kamis, 14 Desember 2023 | 03:38 WIB
Tes Hafidz dalam rangka penerimaan siswa baru di SMPN 1 Gresik.
Tes Hafidz dalam rangka penerimaan siswa baru di SMPN 1 Gresik.

RADAR GRESIK - Dinas Pendidikan Pemkab Gresik membuat kelas khusus siswa yang diterima dari jalur tahfidz. Hal ini untuk memfasilitasi para siswa agar bisa meningkatkan hafalannya. Dua tahun berjalan progresnya cukup bagus.

Pilot project Kelas tahfid tersebut berada di UPT SMPN 1 Gresik. Terdapat empat kelas yakni VII A dan B serta VIII A dan B. 

Kemarin (13/12), sebanyak 59 siswa dari 129 siswa tahfid menyetorkan tambahan hafalan dihadapan orang tua masing-masing. Hal ini sekaligus menjadi laporan kepada wali murid bahwa hafalan sebelum masuk kelas tahfid tidak hilang melainkan bertambah. 

“Dibeberapa kasus, hafalan Alquran ketika tidak difasilitasi akan hilang. Ini di kelas tahfidz setiap hari ada pelajaran tersebut,” ujar Kepala UPT SMPN 1 Gresik, Beri Avita Prasetya.

Menurut dia, selama ini banyak siswa penghafal Alquran hilang hafalannya karena kalah dengan smartphone. Betapa tidak, siswa setiap harinya sekolah pulang hingga sore hari. Sampai rumah sudah dalam kondisi capek. Kebanyakan lebih asik dengan smarthone atau bermain ketika sepulang sekolah. Sehingga untuk menambah hafalan sangat sulit.

“Jangankan bertambah, mempertahankan hafalan akan sangat sulit ketika tidak difasilitasi,” imbuhnya.

Para siswa yang masuk melalui jalur tahfid saat PPDB itu mendapat target minimal 1-2 juz per semester. Setiap pagi sebelum masuk kelas maupun sepulang sekolah, para siswa setor hafalan kepada guru pembimbing. “Dan ini progresnya sangat bagus. Hari ini setoran hafalan dihadapan orang tua masing-masing,” katanya.

 

Sebetulnya 129 siswa sepenuhnya memiliki tambahan hafalan. Namun hanya 59 siswa yang diizinkan untuk mengikuti setor hafalan ke orang tua. Mengingat sisanya hafalan siswa masih belum lancar.

Seperti Muhammad Jauhar Fahrudi. Saat ikut PPDB 2022 lalu dirinya baru hafal 10 juz berjalan 11 juz. 3 semester terakhir siswa kelas VIII ini kemarin setor 6 juz tambahan menjadi 17 juz. “Hafalan tambahan itu disetorkan ke orang tua sekali duduk. Kalau tambah enam ya disetor enam juz saat itu juga,” jelas Beri. 

 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemkab Gresik, Herawan Eka Kusuma mengatakan, jalur tahfidz diharapkan bisa ditindaklanjuti oleh sekolah. Sehingga siswa yang masuk PPDB dengan jalur tahfid ini tidak hilang hafalannya. “Ini harus difasilitasi agar hafalannya bertambah terus,” pungkas   Sekretaris Dinas Pendidikan Pemkab Gresik, Herawan. (rof)

Editor : Hany Akasah
#SMPN 1 #Beri #gresik #Wali Murid #hafidz #kepala #Tahfidz #alquran