GRESIK– Pabrik industri kayu terbesar di Gresik, PT Nankai Indonesia terbakar hebat. Akibat kebakaran pabrik yang berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono No 23 Kebomas dua karyawan mengalami luka bakar.
Dua korban yaitu Moh. Salahudin sebagai operator boiler dan Ismanto operator kedi yang mendapat perawatan di RS Semen Gresik. Saat itu kedua korban berada dari kamar pembakaran kedi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Pemerintah Kabupaten Gresik, Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, PT Nankai Indonesia terbakar hebat pada Kamis (12/10) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Pihaknya sudah menerjunkan empat mobil damkar dan 20 personil ke pabrik Nankai Indonesia.
“Sampai sore kami masih berjibaku memadamkan api,” ujar Sinaga.
Dia menambahkan, banyaknya material yang mudah terbakar membuat kobaran api semakin membesar dan merambat ke berbagai sisi.
Diketahui, Pabrik Ninkai merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA) Jepang yang selama ini bergerak di bidang industri kayu, memproduksi komponen flooring, ceiling dan lemari
Sementara itu, Humas RS Semen Gresik, dr Tholib Bahasuan membenarkan, kedua korban kecelakaan kerja di PT Nankai masih menjalani perawatan di RS Semen.
Korban M.Sholachudin mengalami luka bakar combutio 30 persen.
Korban Ismanto mengalami luka bakar dan pasien dikonsulkan ke dokter spesialis bedah plastik dan dokter bedah thorax cardiovaskuler.
Sementara itu, Kasatreskrim AKP Aldhino Prima Wirdhan menjelaskan usai api padam pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait penyebab kobaran bersama tim forensik.
"Api masih belum padam menunggu padam baruntim forensik masuk untuk melakukan penyelidikan penyebab kebaran, " pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah