Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

DLH Gresik Kesulitan Tampilkan Indeks Kualitas Udara di Videotron

Muhammad Firmansyah • Rabu, 6 September 2023 | 12:00 WIB
TAK BISA TAMPIL : DLH Gresik mengaku tidak mengalokasikan anggaran untuk menampilkan informasi Indeks Kualitas Udara di sejumlah videotron di Gresik.
TAK BISA TAMPIL : DLH Gresik mengaku tidak mengalokasikan anggaran untuk menampilkan informasi Indeks Kualitas Udara di sejumlah videotron di Gresik.

GRESIK - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik menyadari jika penyampaian informasi perihal Indeks Kualitas Udara di Gresik kurang maksimal. Hal ini lantaran OPD tersebut tidak punya anggaran untuk menampilkan tayangan informasi di sejumlah videotron di Kabupaten Gresik.

Kepala Dinas Lingkungah Hidup (DLH) Pemkab Gresik, Sri Zubaidah mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah meminta bantuan kepada bagian aset Pemkab Gresik yang memiliki billboard digital di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, namun banyak pihak yang menyebut jika informasi yang ditampilkan kurang efektif lantaran berdurasi sebentar dan harus menunggu giliran lama dengan materi iklan lain.

"Sepertinya banyak yang menyampaikan kurang efektif karena setiap lima menit sekali tampil. Masyarakat tentu butuh (tampil) lebih intens informasi indeks kualitas udara," kata Sri Zubaidah.

Sedangkan saat akan menampilkan tayangan indeks kualitas udara di dua videotron di Gresik seperti di simpang lima Petrokimia Gresik dan Alun-Alun Gresik, perusahaan pemilik reklame mengenakan tarif yang tidak ada di dalam anggaran belanja dinas.

"Kami sudah bersurat kepada pemilik videotron meminta space agar indeks kualitas udara di Gresik bisa ditampilkan dalam video. Namun karena belum ada pemasang iklan yang lain sehingga pemilik videotron mengajukan tarif iklan," imbuhnya. 

Meski demikian, Sri Zubaidah meminta agar masyarakat memanfaatkan tekhnologi apabila ingin melihat indeks kualitas udara di kota santri. Mulai dari mengunjungi website DLH Gresik, mengunduh aplikasi pemantau kualitas udara dan melihat media sosial DLH Gresik.

"Kami terus melakukan evaluasi agar masyarakat bisa setiap saat mengetahui indeks kualitas udara secara update. Disamping itu kami juga saat ini telah bersinergi dengan beberapa pengelola kawasan untuk memasang sensor kualitas udara," tandasnya.  

Pada bagian lain, saat ini banyak masyarakat Gresik yang mengeluhkan kualitas udara yang tidak sehat.

Hal ini menyebabkan puluhan ribu warga Gresik terdeteksi mengalami infeksi saluran pernafasan. Dari data puskesmas sampai akhir bulan Juli pasien infeksi saluran pernapasan berjumlah 48.397 orang

"Dibandingkan tahun 2022 belum terlihat ada peningkatan kasus besar. Tercatat, data ispa sampai bulan Desember 2022 sebanyak 75.664 orang di Gresik mengalami infeksi saluran pernafasan," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik dr Puspitasari Whardani. (fir/han)

Editor : Hany Akasah
#dlh #videotron #Udara #OPD #gresik #INDEKS