Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Gresik Hamim mengatakan bantuan gereja tersebut berupa barang untuk kebutuhan ibadah, dimana masing-masing gereja mendapatkan bantuan senilai Rp 25 juta.
Adapun bantuan inventaris yang diserahkan antara lain berupa alat musik gitar akustik, grand piano portabel, laptop, LCD proyektor dan amplifier.
"Ini bisa menguatkan sinergi dengan Pemkab Gresik, sehingga dapat memberikan kebermanfaatan bagi seluruh masyarakat Gresik," katanya, kemarin.
Pendeta Royke mengapresiasi atas kepedulian Pemkab Gresik, khususnya Bupati Gresik terhadap gereja-gereja di Gresik. Dia memastikan bantuan ini sangat bermanfaat dalam mendukung kelancaran jamaah gereja beribadah.
"Terima kasih kepada Pemkab Gresik, kami berharap bantuan ini berkelanjutan, bisa menyentuh semua gereja di Gresik. Masih banyak gereja yang tergabung dalam Bamag Gresik dan memerlukan perhatian dari Pemkab Gresik," ujarnya.
Baca Juga: Jelang Nataru, Pengamanan Gereja di Gresik Diperketat
Sementara itu, Sekretaris Bamag Gresik, Pdt. Steven Sitorus berharap Pemkab Gresik dan Bamag bisa membangun sinergitas di banyak program.
"Kami sangat senang Pemkab Gresik memberikan perhatian untuk gereja-gereja. Pemimpin yang bisa merangkul banyak golongan inilah pemimpin yang mampu membangun kerukunan," tandasnya.
Lebih lanjut Pdt. Steven menambahkan jika pada tanggal 19 dan 20 September 2023, Gresik akan menjadi tuan rumah Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) yang dihadiri oleh pengurus Bamag dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Baca Juga: Taati Prokes, Gereja Batasi kapasitas Jamaah saat Perayaan Natal
"Bupati Gresik rencananya yang akan membuka Muskerda Bamag Jatim ini. Terima kasih untuk Pemkab Gresik," terangnya. (fir/han)
Editor : Hany Akasah