GRESIK - Menjelang karantina, 15 Pasang finalis duta wisata Cak dan Yuk Gresik 2023 menggelar menggelar pra karantina. Kali ini pra karantina digelar di lokasi yang berbeda, yakni di audiotorium UISI selama dua hari yakni Sabtu (17/6) dan Minggu (18/6).
Selama dua hari tersebut, mereka dibekali berbagai materi yang memiliki keunggulan masing-masing. Dipilihnya UISI karena memiliki ruangan yang cukup baik bagi para finalis untuk menyerap materi.
Ketua Paguyuban Cak dan Yuk Gresik Faisal Afif Pratama membeberkan kegiatan dan materi yang diberikan kepada finalis selama dua hari tersebut. "Pada hari pertama mereka mengikuti kelas personal branding oleh Cak Rendy.
Itu sangat penting guna meningkatkan rasa percaya diri finalis karena kini mereka adalah publik figur. Selain itu mereka juga mendapatkan materi digital personal branding dari Pak Nova selaku Kaprodi DKV UISI, hal ini guna menunjang kepribadian mereka dalam dunia maya ataupun medsos," terang Cak Isal.
Selama berada di UISI, para finalis bisa menikmati suasana kampus yang sangat astetik. Dimana UISI merupakan perguruan tinggi milik BUMN yang ada di Kabupaten Gresik.
"Pada hari kedua mereka mengikuti self treatment class yang dipandu langsung oleh Retno dan Business Class yang dipandu langsung oleh Mas Irwan selaku CEO infogresik," pungkas Isal.
Tak hanya materi tersebut, Cak Isal selaku Ketua Paguyuban Cak dan Yuk Gresik turut membagikan pengalamannya dengan memberikan materi tentang keorganisasian kepada para finalis.
Dengan materi yang didapatkan tersebut, diharapkan para finalis memiliki bekal dalam karantina sehingga persaingan menuju grand final semakin ketat. (rir/han)
Editor : Hany Akasah