Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik, Kurnia Suryandi menuturkan, tidak mengalirnya air selama dua hari diakibatkan pipa induk di Kecamatan Driyorejo pecah. Nah, untuk mengantisipasi agar kejadian ini tidak terulang kembali Perumda Giri Tirta Gresik berencana melakukan revitalisasi jaringan air legundi.
"Kami sedang menyusun rencana revitalisasi pipa Legundi karena berada di dalam pemukiman yang padat penduduk," kata dia.
Meski demikian, Kurnia belum bisa mengestimasikan berapa jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk merevitalisasi sejumlah titik jaringan pipa induk. Namun hal ini telah dia masukkan ke dalam program prioritas kerja yang akan dilaksanakan pada 2024 mendatang.
"Mudah-mudahan rencana ini mendapat persetujuan dari semua pihak dan PDAM bisa membiayai seluruh biaya yang timbul atas kegiatan revitalisasi ini," tandasnya.
Sebelumnya, ribuan pelanggan PDAM Gresik tidak bisa mandi lantaran air dirumahnya tidak mengalir. Mampetnya air PDAM ini diakibatkan pecahnya pipa induk di kawasan Legundi Driyorejo. (fir/han) Editor : Hany Akasah