Kepala Bidang Tata Kelola Prasarana Perhubungan Dishub Gresik, Arditra Risdiansyah mengatakan, tunggakan setoran hingga miliaran itu berasal dari 116 titik yang dikelola Dishub saat ini. Dari total tunggakan setoran sebesar Rp 1,2 miliar ada tiga titik yang menjadi incarannya untuk dibekukan dalam waktu dekat. Antaralain dua titik di area parkir Pasar Kota dan satu titik lagi di komplek pertokoan Jalan H. Samanhudi hingga pertigaan Jalan Nyai Ageng Arem-arem.
"Dari tiga titik ini saja total tunggakan setoran parkir mencapai Rp 400 jutaan. Sementara ini yang kami atensi untuk kami ambil alih," kata Ditra (sapaan akrabnya).
Dijelaskan, upaya tindakan tegas berupa pembekuan aktivitas parkir sudah dilakukan pada Senin (10/01) pada titik area Pasar Kota. Tidak tanggung-tanggung Dishub melibatkan petugas gabungan dari TNI dan Polri untuk melaksanakan aktivitas pengambilalihan area parkir. Namun pembekuan itu hanya berlangsung satu hari lantaran pengelola parkir menyanggupi menyelesaikan semua tunggakan senilai Rp 235 juta (sebelumnya tertulis Rp 253 juta).
Baca juga : Jukir Tunggak Setor Rp 253Juta, Dishub Ambil Alih Parkir Pasar Gresik
"Rencananya dalam waktu dekat titik lain juga akan kami ambil alih. Sebab, selama 2022 kami sudah cukup melakukan upaya yang persuasif. Sementara kami juga diberikan tugas oleh pimpinan untuk menuntaskan kebocoran PAD ini," pungkasnya. (fir/han) Editor : Hany Akasah