Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Mayoritas Gelandangan dan Pengemis yang Bekeliaran dari Luar Gresik

Hany Akasah • Selasa, 3 Januari 2023 | 12:00 WIB
SUDAH SIAP: Kios untuk relokasi pedagang Jalan Raya Manyar sudah siap untuk ditempati. (Dok/Radar Gresik)
SUDAH SIAP: Kios untuk relokasi pedagang Jalan Raya Manyar sudah siap untuk ditempati. (Dok/Radar Gresik)
GRESIK - Sebanyak delapan orang gelandangan dan pengemis (gepeng) diamankan dalam penertiban yang dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) . Dari delapan gepeng yang dibawa petugas, enam orang gepeng diantaranya ibu-ibu dibawa ke kantor Satpol PP. Razia tersebut dilakukan petugas menyisir sejumlah titik keramaian di kawasan perumahan Gresik Kota Baru (GKB), mulai Jalan Sumatera, Jawa hingga Kalimantan.

Kepala Satpol PP Gresik Suprapto mengatakan, penertiban gepeng dilakukan karena keberadaan mereka dinilai telah mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat. “Berawal dari laporan masyarakat, selanjutnya dilakukan penertiban sesuai Perda No 02 Tahun 2022 di Kabupaten Gresik,” ujarnya, Senini (2/1).



Suprapto menjelaskan delapan orang gepeng yang diamankan datang dari luar Kabupaten Gresik. Mereka berasal dari Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Lamongan, dan Madiun.  “Semua gepeng yang diamankan saat razia dari luar Gresik,” jelasnya.

Baca juga : Dinsos Peringatkan Pengemis Tidak Ganggu Kenyamanan Masyarakat

Baca juga : Marak Pengemis Anak, Ketua Dewan Minta Dinsos Gresik Segera Tangani

Setelah diamankan para gepeng selanjutnya dilakukan pembinaan terlebih dahulu sebelum nantinya dipulangkan. Hal tersebut dilakukan agar para gepeng tidak melakukan hal yang serupa lagi ke depannya. “Mengamankan yang bersangkutan serta diberikan pembinaan dan pernyataan,” pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah
#Pengemis #Satpol PP Gresik #razia