Dalam acara itu, Ma'ruf Amin menyebut jika walet merupakan komoditas yang potensial untuk kesejahteraan masyarakat. Bahkan, kata Wapres, masalah walet ini sudah pernah dibahas di Sidang Kabinet dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Saya bersyukur hari ini bisa berkunjung silaturahim di Gresik dan bertemu dengan bapak - ibu sekalian untuk mendengarkan masalah-masalah yang dihadapi dalam masalah perwaletan. Perlu saya beritahu bahwa sebenarnya masalah walet ini pernah dibahas di Sidang Kabinet yang dipimpin pak Presiden.
Waktu itu yang dibahas walet dan karena walet alat ini dianggap memiliki potensi yang besar dan bisa menghasilkan uang untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Ma'ruf Amin.
Mantan Ketua MUI itu menambahkan, pemerintah akan mengambil kebijakan untuk memperluas pasar ekspor walet ini. “Pemerintah (akan) mengambil berbagai kebijakan untuk memperluas pasar, kemudian memberikan bimbingan teknis dan mendorong supaya ada permodalan bisa diberikan melalui KUR dan berbagai hal,” imbuhnya.
Meskipun pasar walet luas, namun persyaratan ekspor ke negara seperti China lebih sulit sehingga tidak bisa masuk ke negara itu. “Pasar walet ini cukup luas tetapi ternyata yang potensial itu di Cina, di RRC. Hanya memang di RRC ini ada persyaratan yang tadi saya dengar, sulit ada yang agak rigid sehingga yang bisa masuk ke sana itu hanya dgn kualifikasi tertentu dan jumlahnya justru tidak terlalu banyak. Yang banyak justru tidak bisa masuk,” jelasnya.
Untuk itu, ia meminta kepada para pelaku industri SBW agar menginventarisasi masalah-masalah hambatan ekspor yang ada secara detail dan segera menyampaikannya kepada pemerintah. Sembari mencari jalan keluar, tutur Wapres, pemerintah pun saat ini juga akan terus memperbaiki pengelolaan industri SBW.
Selain itu, Wapres mengungkapkan bahwa untuk menyelesaikan segala permasalahan teknis terkait industri SBW, ia akan segera mengoordinasikannya dengan kementerian/lembaga dan pihak terkait lainnya. "Saya juga berharap generasi muda yang berusia produktif agar memiliki keahlian di segala bidang, termasuk kemampuan mengelola dan memanfaatkan potensi sarang burung walet," pungkasnya.
Di sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Gresik, Ma’ruf Amin menyempatkan Salat Jumat di Masjid Jami Gresik. Sebelumnya, sekira pukul 11.00 WIB, Wapres bertemu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dengan pengawalan ketat. (fir/han) Editor : Hany Akasah