Kepala Seksi Pelayanan Ibadah Haji dan Umroh (PHU) Gresik, Lulus menyebutkan, hingga kini di Kabupaten Gresik terdapat enam penyelenggara umrah yang terdaftar di Kemenag. Banyaknya perusahaan penyelenggara umrah ini menunjukkan minat ibadah umrah cukup tinggi.
"Kami mencatat sejak Agustus, jumlah warga Gresik yang berangkat umrah mencapai 1.235 orang," ujarnya.
Menindaklanjuti fenomena tersebut, pihak Kemenag Gresik juga mengupayakan pelayanan maksimal dengan memberikan estimasi waktu pelayanan kurang lebih 20 menit bagi pemohon atau perwakilan datang di Kantor Kemenag Gresik untuk menyerahkan berkas untuk diverifikasi sebagai bahan pembuatan rekomendasi umrah.
Antusiasme masyarakat ini tercermin dalam kegiatan pelepasan jamaah umrah YPI Darussalam yang dilepas langsung oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Senin (12/09) pagi.
Wakil Bupati Aminatun Habibah kerap disapa, berpesan dengan tingginya antusias warga yang berangkat umrah diminta mempersiapkan fisik dan mental agar bisa melaksanakan ibadah dengan lancar hingga kembali ke Tanah Air.
Bu Min juga menceritakan kondisi di Saudi Arabia ketika dirinya menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu. "Sejak pandemi Covid-19 melandai, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah kembali bisa dilakukan setelah sempat terhenti kurang lebih selama dua tahun,” kata Aminatun.
Dipaparkannya, pada musim haji tahun 2022 ini tercatat 1.051 jamaah haji asal Kabupaten Gresik berangkat ke tanah suci sebagai tamu Allah. Jumlah ini berkurang dari tahun 2019 yakni sebanyak 2.137 jamaah sebelum sempat terhenti pada tahun 2020 dan 2021 akibat pandemi. (fir/han) Editor : Hany Akasah