Proyek pelebaran jalan merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) akan dilakukan sepanjang 3,7 km dengan median jalan 3 meter dan diperkirakan menelan anggaran APBN Rp 15 Miliar.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, angggaran tersebut murni peruntukannya untuk pengerjaan pelebaran jalan. Pengadaan lahan menjadi wilayah kewenangan Pemkab. "Kami mengupayakan pembangunan stan pujasera sebagai tempat relokasi bagi kelompok masyarakat terdampak," ujarnya, Selasa (2/8).
Proyek pengerjaan pembangunan stan pujasera tersebut rencananya akan dikerjakan dengan gotong royong bersama segenap perusahaan-perusahaan melalui dana CSR.
Bupati Yani menekankan bahwa kepentingan pembangunan stan relokasi ini selain untuk masyarakat sekitar, juga kepada perusahaan itu sendiri.
"Kami dari pemerintah daerah ingin memberikan solusi kepada masyarakat sekitar yang lahannya kena pelebaran jalan, jadi tidak hanya sekedar menggusur tetapi kami sediakan adanya relokasi dengan mekanisme keterlibatan bersama," imbuhnya.
Dia menegaskan kembali mengenai komitmen perusahaan dalam pembangunan stan relokasi tersebut, apakah masih akan diteruskan sesuai rencana awal dengan keterlibatan bersama atau murni dibangun Pemkab Gresik.
"Kalau ini tidak diteruskan sesuai rencana awal, maka kami yang akan bertindak dengan menggunakan dana APBD melalui mekanisme P-APBD yang ada untuk membangun stan relokasi tersebut," tegasnya.
Langkah ini diambil pemerintah lantaran stan relokasi ini ditargetkan sudah berdiri pada tahun ini lantaran BBPJN menjadwalkan pelelangan pelebaran jalan raya Manyar paling lambat pada bulan November dan pengerjaannya dimulai di bulan Januari 2023.
Hasilnya, perwakilan pengusaha yang hadir menyatakan sepakat untuk menjalankan pembangunan sesuai rencana awal yakni dengan keterlibatan bersama dan ini akan dikonfirmasi lebih lanjut dalam waktu dekat.
Baca juga : BBPJN Mulai Lebarkan Jembatan Tenger Manyar
"Stan pujasera ini nantinya dibangun dengan kapasitas 56 stan dan dilengkapi dengan sarana penunjang seperti taman dan fasilitas umum yang memadai dengan lahan parkir luas, musala, serta arena permainan dan dianggarkan membutuhkan dana sebesar 2,5 Miliar," pungkasnya. (fir/han) Editor : Hany Akasah