Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Suharto menuturkan, kecelakaan lalu lintas itu berawal saat korban Ary Arianto mengendarai motor Honda Supra H 4397 CZ berjalan dari arah selatan menuju ke Utara. Sewaktu melintas di Jalan Raya Desa Bungah Gresik, korban mendahului kendaraan dump truk S 8839 UT dari sisi kanan.
Diduga kurang memperhatikan arah depan jelas, korban tidak bisa menjaga jarak. Pasalnya, haluannya terlalu ke kanan. Kemudian motor yang dikendarainya membentur bodi depan kanan kendaraan dump truk. Sehingga, terjadi kecelakaan. Tubuh korban terlindas ban dump truk tewas di TKP. "Saat mendahului kurang memperhatikan arah depan dengan jelas, dan tidak bisa menjaga jarak aman haluan terlalu ke kanan melewati marka jalan," ujarnya, Selasa (10/5).
Masih menurut Suharto menjelaskan korban juga mengalami luka parah dibagian perut. Kemudian dimintakan visum et rapertum dari RSUD Ibnu Sina Gresik. "Jenazah korban sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik dan sudah dimakamkan oleh keluarganya," jelasnya.
Terkait dengan kejadian itu, pengemudi dump truk atas nama Arif telah dimintai keterangan. Dari pemeriksaan tersebut, memiliki SIM BII dan mengenakan safety belt. "Pengemudi dump truk sudah kami periksa, ternyata surat-suratnya lengkap," pungkasnya. (yud/han) Editor : Hany Akasah