Kepala Dinas PU Gresik Achmad Hadi membenarkan hal tersebut. Dari panjang jalan kabupaten 512 kilomter, baru 74 persen yang kondisinya baik. "Sisanya 26 persen atau 132 kilometer masih dalam kondisi rusak," ujarnya.
Selain jalan kabupaten, 42 persen dari 58 kilometer Jalan eks JPD juga mengalami kerusakan. "Kemudian, Jalan Poros Desa sepanjang 475 kilometer, 50 persennya masih dalam kondisi rusak," terangnya.
Menurut dia, lambatnya proses perbaikan disebabkan anggaran yang minim. Untuk itu, pihaknya akan melakukan perbaikan secara bertahap. "Kami upayakan dalam dua tahun ke depan jalan dengan kondisi mantab bisa mencapai 80-90 persen," ungkapnya.
Dikatakan, pada tahun 2022 ini memang anggaran yang disediakan di bidang bina marga sangat minim. Yakni sekitar Rp 144 miliar. "Angka ini memang masih jauh dari kebutuhan untuk menyelesaikan pembangunan jalan rusak," terangnya.
Baca juga : Bangun Jaringan Pipa Air, Pemkab Gresik Gelontorkan Rp 33,6 M
Namun, pada tahun 2023 ada harapan besar perbaikan jalan bisa dilakukan lebih maksimal. Anggaran khusus jalan diperkirakan mencapai Rp 371 miliar. "Jika terwujud kami optimis jalan mantab bisa diangka 80 persen lebih," terangnya. (rof/han) Editor : Hany Akasah