Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Ular Sanca Berkeliaran, Damkar Terjunkan Tim Lakukan Evakuasi

Hany Akasah • Rabu, 12 Januari 2022 | 14:00 WIB
DIEVAKUASI: Anggota Damkar Gresik menjebol tembok untuk mengevakuasi ular di Kolam Renang sekolah TK Al - Ibro, Kecamatan Kota Gresik. (Yudhi/Radar Gresik)
DIEVAKUASI: Anggota Damkar Gresik menjebol tembok untuk mengevakuasi ular di Kolam Renang sekolah TK Al - Ibro, Kecamatan Kota Gresik. (Yudhi/Radar Gresik)
GRESIK - Di tengah musim hujan banyak hewan melata seperti ular berkeliaran di permukiman warga, sekolah hingga di tempat umum. Dalam sehari, Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik menerima dua laporan dari warga.

Pertama ular piton jenis sanca yang ditemukan di sekolah TK Al - Ibro yang berada di Jalan Arief Rahman Hakim 20 - 22, Kecamatan Gresik. Keberadaan ular sanca tersebut sempat mengagetkan dan menjadi tontonan murid - murid dan guru.

Salah satu saksi Aziz mengatakan saat dirinya menemukan ular sanca saat berkeliling di sekitar kolam renang sekolah. Sewaktu melihat atap plafon yang jebol. Ternyata ada ular yang sedang melingkar di atas atap dekat kolam renang.

Tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan di lingkungan sekolah secara spontan melaporkan penemuan ular sanca ini ke petugas damkar untuk mengevakuasi binatang tersebut.

"Ada tujuh personil petugas damkar yang datang. Untuk mengevakuasinya petugas terpaksa menjebol atap lalu menangkap ular sanca yang panjangnya tiga meter," ujarnya, Selasa (11/1).

Hal yang sama terjadi di Jalan Taman Enggano Dalam I/58 Perum Gresik Kota Baru (GKB). Pemilik rumah Bhira kaget, tiba-tiba dari atas plafon rumah ada ular sanca jatuh ke bawah. Spontan seluruh isi rumah tercengang ada ular dengan panjang tiga meter jatuh.

"Saya kaget tiba-tiba ada suara jatuh dari atas plafon. Ternyata ular sanca cukup besar," kata Bhira.

Terkait dengan kejadian ini, Kepala UPT Damkar Gresik Eka Prapangasta mengungkapkan adanya ular muncul di permukiman hingga sekolah ini karena musim kawin. Selain itu, di tengah musim hujan ular keluar karena mencari sumber makanan.

"Sewaktu keluar ular tersebut mencari makanan di rongga-rongga tanah yang berisi air. Dalam sehari kami mengevakuasi dua ular di dua tempat yang berbeda dan saat mengevakuasi ular piton jenis sanca di sekolah TK Al Ibro kami harus mengeluarkan ular dengan cara menjebol plafon dan tembok kolam renang sekolah," pungkasnya. (*/rof) Editor : Hany Akasah
#Kabupaten Gresik #musim hujan #radar gresik #gresik #kota gresik #ular sanca