Begitu pula dengan pengendara dari arah Gresik Kota langsung lurus menuju arah Sumber atau Masjid Agung. Lalu, pengendara dari GKB yang menuju arah Lamongan atau Masjid Agung Gresik pun mengikuti traffic light untuk belok ke kanan (Lamongan) seperti semula.
Kabid Bina (Kabid) Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Achmad Hadi mengatakan, pembukaan jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo dimulai sejak Minggu (31/10) siang kemarin. Pihaknya juga akan melakukan rekayasa untuk akses jalan tambahan yang akan terhubung ke sekolah dan kampus dekat Jalan tersebut.
“Bulan November ini akan kita tuntaskan proyek Underpass, dan akan kami koordinasi dengan pihak lalu lintas untuk tambahan rekayasa jalan penghubung lainnya,” kata dia, Senin (1/11).
Meski saat ini belum selesai proyek tahap II Underpass, tapi Hadi memastikan bahwa di bagian atas proyek sudah bisa dimanfaatkan.
“Tinggal bagian jalan bawah underpass yang tembus sekolah dan kampus,” ujarnya.
Sebagai informasi, pembangunan proyek Underpass di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo dilakukan dua tahap. Tahap awal di tahun 2020 dengan menghabiskan anggaran Rp5,2 Miliar. Untuk konsultasi pengawasan pembangunan menghabiskan anggaran Rp144,9 juta.
Pada tahun 2021 konsultasi pengawasan pembangunan menghabiskan anggaran Rp174,7 juta, dan anggaran pengerjaan pembangunan tahap II Rp 5 M. (fir/rof) Editor : Hany Akasah