Orang nomor satu di korps kepolisian Kota Pudak itu mengunjungi kediaman KH Muhtar Jamil. KH Muhtar adalah kiai sepuh yang juga menjadi pengurus dan pengasuh Makam Nyai Ageng Pinatih yakni ibu angkat Sunan Giri.
Nur Azis mengatakan sengaja sowan ke KH Muhtar untuk menjalin silaturahmi antara kepolisian dan ulama. Tujuannya salah satunya untuk menciptakan suasana Kamtibmas di Gresik.
"KH Muchtar Djamil adalah sosok tokoh agama yang dituakan di Kota Santri. Saya juga mendapat restu dari beliaunya selama menjabat di Gresik, " ujarnya.
Nur Azis mengungkapkan tujuanya untuk silaturahmi dan sowan tokoh agama untuk meminta doa restu. KH Muhtar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Gresik yang bersedia berkunjung ke kediamannya, sehingga hubungan silaturahmi dan komunikasi bisa dan tetap terjalin.
AKBP Mochammad Nur Aziz juga silaturrahmi ke sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik. Didampingi Kasatlantas AKP Engkos Sarkosi. Mantan alumni Akpol 2002 itu banyak bercerita pengalaman selama bertugas.
Sebelumnya, orang nomor satu di Polres Gresik tersebut juga melakukan silaturrahmi ke kantor MUI, PDM Muhammadiyah, LDII dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik.
Ketua PWI Gresik Sholahuddin mengatakan, kedatangan Kapolres ini suatu kehormatan bagi awak media. "Ini suatu penghormatan bagi rekan-rekan wartawan yang tergabung di PWI Gresik. Usai Sertijab beberapa hari langsung bersilaturrahmi ke sekretariat kami," katanya, Jumat (17/9).
Sementara AKBP Mochamad Nur Aziz menuturkan, wartawan adalah rekan atau mitra Polres Gresik dalam menyampaikan informasi.
"Selama satu bulan ini memang saya fokuskan banyak silaturrahmi baik itu ke ulama, tokoh masyarakat, atau pejabat Forkopimda Gresik," tuturnya.
Mantan Kapolres Ponorogo ini juga menambahkan, dirinya banyak belajar dari seniornya yang pernah bertugas di Gresik. Bahkan, saat pertama kali bertugas juga melakukan ziarah ke makam Sunan Giri serta Maulana Malik Ibrahim. Malahan ikon Gresik sebagai kota santri dijadikan tagline-nya. "Saya membuat tagline kota santri artinya kerjasama, obyektif, silaturrahmi, teladan, adil dan religius. Mudah-mudahan dengan tagline ini suasana kamtibmas aman dan kondusif,"pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah