Bupati Gresik Fandi Akhmad yani mengatakan, empat program itu dilaunching dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Pembangunan rusunawa di Desa Kambingan misalnya dapat membantu sarana tempat tinggal bagi warga yang belum memiliki tempat tinggal layak. Kemudian, pembangunan prasarana air limbah yang juga di Desa Kambingan berupa instalasi pembuangan air limbah (IPAL) untuk menjaga sanitasi yang aman.
Sementara Aplikasi Gresikerja juga diluncurkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk membantu memudahkan masyarakat mencari kerja. "Sehingga, program ini bisa untuk mengurangi pengangguran terbuka," ucapnya. "Saat ini, akan dimulai pembukaan lapangan pekerjaan di Perusahaan Daerah (Perumda) Giri Tirta," imbuhnya.
Dalam pembukaan lowongan pekerjaan di PDAM (Perumda Giri Tirta), bupati juga meminta dilakukan melalui aplikasi. "Lowongan kerja di PDAM dimulai dengan aplikasi. Ini era digital. Era transparansi," tuturnya. Adapun desain Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) merupakan program pengelolaan sampah terpadu di Desa Belahanrejo Kecamatan Kedameaan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dengan Program itu diharapkan pengelolaan sampah tidak terpusat di TPA Ngipik.
Sementara itu, salah satu pengguna aplikasi Gresikerja, Muhammad Hendra bersyukur mampu mengakses aplikasi tersebut. “Saya sudah nganggur hampir setahun, setelah mencoba melamar, alhamdulillah bisa diterima di salah satu perusahaan swasta,” kata Hendra. (jar/han) Editor : Hany Akasah