Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kurangi Angka Pengagguran Lewat Aplikasi Gresikerja

Hany Akasah • Jumat, 18 Juni 2021 | 19:14 WIB
PENETAPAN DAPIL: KPUD Gresik saat meminta masukan dan saran terkait penataan dapil beberapa waktu lalu. (Dok/Radar Gresik)
PENETAPAN DAPIL: KPUD Gresik saat meminta masukan dan saran terkait penataan dapil beberapa waktu lalu. (Dok/Radar Gresik)
GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik me-launching 4 program sekaligus dalam sehari, di Kelurahan Ngargosari Kecamatan Kebomas, kemarin. Keempat program tersebut adalah, rumah sederhana sewa (rusunawa), dimulainya pembangunan prasarana air limbah di Desa Kambingan Kecamatan Cerme oleh Dinas Kawasan Perumahan dan Permukiman (DKPP), Aplikasi Gresikerja oleh Dinas Tenaga Kerja, dan Desain Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Bupati Gresik Fandi Akhmad yani mengatakan, empat program itu dilaunching dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Pembangunan rusunawa di Desa Kambingan misalnya dapat membantu sarana tempat tinggal bagi warga yang belum memiliki tempat tinggal layak. Kemudian, pembangunan prasarana air limbah yang juga di Desa Kambingan berupa instalasi pembuangan air limbah (IPAL) untuk menjaga sanitasi yang aman.

Sementara Aplikasi Gresikerja juga diluncurkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk membantu memudahkan masyarakat mencari kerja. "Sehingga, program ini bisa untuk mengurangi pengangguran terbuka," ucapnya. "Saat ini, akan dimulai pembukaan lapangan pekerjaan di Perusahaan Daerah (Perumda) Giri Tirta," imbuhnya.

Dalam pembukaan lowongan pekerjaan di PDAM (Perumda Giri Tirta), bupati juga meminta dilakukan melalui aplikasi. "Lowongan kerja di PDAM dimulai dengan aplikasi. Ini era digital. Era transparansi," tuturnya. Adapun desain Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) merupakan program pengelolaan sampah terpadu di Desa Belahanrejo Kecamatan Kedameaan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dengan Program itu diharapkan pengelolaan sampah tidak terpusat di TPA Ngipik.

Sementara itu, salah satu pengguna aplikasi Gresikerja, Muhammad Hendra bersyukur mampu mengakses aplikasi tersebut. “Saya sudah nganggur hampir setahun, setelah mencoba melamar, alhamdulillah bisa diterima di salah satu perusahaan swasta,” kata Hendra. (jar/han) Editor : Hany Akasah
#Kurangi Angka Pengagguran Lewat Aplikasi Gresikerja #Gresikkerja #gresik #Gresikerja