Saiful Anam, salah seorang warga Kelurahan Ngargosari mengatakan tu mengaku, kejadian longsor tersebut sangat cepat. Tebing tiba-tiba runtuh saat hujan lebat turun. "Akibat longsor, akses jalan penghubung antar desa terputus," kata dia.
Dikatakan, awalnya longsor terjadi sepanjang 10 meter, tetapi dengan cepat meluas hingga mencapai sepanjang 30 meter. Dia menyebutkan, akibat longsor ini sejumlah warga harus mengungsi karena takut rumahnya ikut logsor.
Dikonfirmasi hal ini, Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Gresik, Abdulah Hamdi meminta Pemkab Gresik, segera melakukan perbaikan terhadap longsor tersebut.
"Saya sudah melihat kondisinya di lapangan. Memang sangat membahayakan warga, dan retakan tanahnya semakin melebar hingga menggerus kawasan cagar budaya," kata Hamdi. (fir/rof) Editor : Hany Akasah