"Mulai dari 5 sampai 15 anak mengikuti kegiatan belajar dengan alas spanduk atau banner seadanya di terminal. Namun proses belajar mengajar berjalan lancar," kata Atin.
Menurut dia, di masa pandemi belajar mengajar dilakukan secara daring. Orang tua murid yang bekerja sebagai pengemis dan pengamen keberatan dengan teknik daring. Ada juga yang tidak mempunyai kemampuan membimbing anak- anaknya belajar daring.
"Tujuannya ingin membantu tenaga dan pikiran untuk ikut mencerdaskan anak bangsa. Belajar membaca dan menulis sebagai dasar pengetahuan yang harus dimiliki oleh generasi penerus,"jelas dia. (jar/rof) Editor : Hany Akasah